Menikmati Seni Rupa Kontemporer di Pameran The Big Picture

Pameran The Big Picture
Pameran The Big Picture/As'ad Syamsul Abidin

FORUM KEADILAN – Asosiasi Galeri Seni Indonesia (AGSI) menggelar pameran karya seni rupa bertajuk The Big Picture di Mall Ashta District 8, Senayan, Jakarta.

Pameran karya seni rupa yang digelar dari 26 Januari sampai dengan 26 Februari 2023 ini menampilkan lebih dari 80 karya dari sembilan galeri di Jakarta, Bandung hingga Bali.

Bacaan Lainnya

Puluhan karya yang dipamerkan merupakan karya-karya seni rupa kontemporer dari sekitar 50 seniman Tanah Air.

Pameran The Big Picture/As'ad Syamsul Abidin
Pameran The Big Picture/As’ad Syamsul Abidin

Karya-karya ini dikurasi oleh sembilan galeri yang terlibat, yaitu Artsphere, Art:1, Andi’s Gallery, Edwin’s Gallery, ISA Art Galleryz Artsocietes, CAN’S Gallery, D GALLERIE, dan Puri Art Gallery.

Pantauan Forum Keadilan, banyak karya-karya menarik yang dipamerkan dalam Big Picture kali ini. Mulai dari lukisan beragam gaya dan juga bermacam media, patung atau instalasi, hingga karya seni digital dalam bentuk video.

Keseluruhan karya dalam The Big Picture ini dapat dinikmati secara gratis.

Pameran The Big Picture/As'ad Syamsul Abidin
Pameran The Big Picture/As’ad Syamsul Abidin

Ketua AGSI Maya Sudjatmiko mengatakan, pameran Big Picture menjadi ajang kolaborasi yang menarik bagi sembilan galeri yang tergabung dalam AGSI.

“Esensi dari Big Picture adalah kebersamaan beberapa pihak untuk membentuk sebuah pandangan luas yang dapat mengatasi tantangan yang kita hadapi pada masa kini pun tentang potensi di masa depan. Dalam hal ini, seni dapat membantu kita membayangkan serta membentuk visi ke depan,” kata Maya di lokasi pameran, Minggu, 19/2/2023.

Maya mengungkapkan, kehadiran pameran dengan konsep di ruang publik ini tidak hanya penting bagi galeri. Namun, juga penting bagi ekosistem seni rupa itu sendiri.

“Saat ini penting bagi galeri untuk lebih aktif, menjemput bola untuk mendekatkan seni dengan publik. Selama ini, seni cenderung masih berjarak, dan terkesan eksklusif kehadirannya hanya di ruang-ruang galeri. Maka lewat pameran ini, diharapkan bisa menjembatani jarak tersebut, sehingga semakin banyak orang yang tertarik untuk memerhatikan dan bahkan memiliki karya-karya seni rupa,” ujarnya.

Pameran The Big Picture/As'ad Syamsul Abidin
Pameran The Big Picture/As’ad Syamsul Abidin

Maya menjelaskan, pameran ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia seni rupa pada khalayak yang lebih luas agar mereka memahami dan menjadikan seni rupa bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Seni dapat memainkan peran penting dalam membantu kita memahami dan melihat dengan empati yang tinggi terhadap dunia di sekitar kita. Seni pula yang dapat menajamkan seluruh indera, serta menyeimbangkan berbagai kondisi yang ada. Semoga akan lebih banyak lagi ruang pamer yang dapat terus mendukung pertumbuhan para seniman di Indonesia,” tutup Maya.

Pameran ini tidak hanya menghadirkan karya-karya seni rupa dari para seniman muda pendatang baru. Namun, juga menghadirkan sejumlah seniman kawakan, seperti Piko, Ruth Marbun, Uncle Joy, Teja Astawa, Agus Suwage, Ugo Untoro, dan para seniman lainnya.*

Laporan As’ad Syamsul Abidin