Bangunan Bersejarah Runtuh Imbas Gempa Turki-Suriah

Citadel di Aleppo yang rusak akibat gempa Turki dan Suriah
Citadel di Aleppo yang rusak akibat gempa Turki dan Suriah | France24

FORUM KEADILAN – Gempa Turki dan Suriah 7,7 magnitudo terjadi pada Senin, 6/2/2023 lalu.

Tidak hanya menghancurkan rumah penduduk, gempa juga merusak bangunan-bangunan bersejarah.

Bacaan Lainnya

Masjid Sirvani di Turki juga menjadi salah satu yang terdampak.

Masjid bersejarah yang dibangun pada abad ke-17 sebagai runtuh. Kubah dan dinding terlihat mengalami kerusakan parah.

Selain itu, Kastil Gaziantep yang menjadi situs Warisan Dunia UNESCO di Turki juga rusak parah akibat gempa bumi 7,7 magnitudo dan gempa susulan lainnya.

Beberapa benteng di bagian timur, selatan dan tenggara Kastil Gazientep hancur. Puing-puingnya berserakan di jalan dan pagar besi roboh hingga menutupi trotoar di sekitarnya. Terdapat retakan besar yang terlihat setelah gempa di beberapa bastion kastil.

Menurut penggalian arkeologi, kastil ini pertama kali dibangun sebagai menara pengawas pada periode Romawi pada abad II-IV M dan berkembang seiring waktu.

Menurut Museum Turki, bentuk kastilnya yang sekarang adalah kebijakan dari kepemimpinan Kaisar Bizantium Justinian I yang berlangsung pada periode 527-565 M.

Sementara itu, di Suriah beberapa benteng terkenal di kota Aleppo rusak akibat gempa.

“Bagian dari kubah menara Ottoman di dalam benteng Aleppo telah runtuh, bagian dari tembok pertahanan timur laut juga retak dan runtuh,” tulis pernyataan Direktorat Jenderal Purbakala dan Museum Suriah.

Citadel di Aleppo yang rusak akibat gempa Turki dan Suriah
Citadel di Aleppo yang rusak akibat gempa Turki dan Suriah | AFP

The Citadel yang ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO juga rusak.

Saat gempa, kubah yang berada di atas menara di dalam masjid ikut runtuh. Ada retakan besar di sepanjang menara dan pintu masuk.

Selain itu, Kastil Al-Marqab di Suriah, yang berada di selatan kota Baniyas, juga dilaporkan rusak akibat gempa.

Lebih dari 8 ribu orang tewas akibat gempa dahsyat yang menimpa Turki dan Suriah pada Senin (6/2). Kedutaan Besar RI untuk Turki di Ankara melaporkan sejauh ini ada lima warga negara Indonesia (WNI) yang hilang kontak sejak gempa terjadi.*