KPU Bandung Temukan Data 20 Pemilih Masih Hidup tapi Ada Surat Kematiannya

Ilustrasi pemilu | Ist
Ilustrasi pemilu | Ist

FORUM KEADILAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Jawa Barat masih menemukan data keliru terkait daftar pemilih. Salah satunya data pemilih yang masih hidup, namun tercatat sudah meninggal dunia.

Ketua KPU Kota Bandung Suharti mengatakan pihaknya bakal melakukan penelitian dan pencocokan (coklit) untuk memastikan data pemilih. Suharti mengaku pada 2022 pernah mendapatkan adanya kesalahan data.

Bacaan Lainnya

“Karena 2022 kita pernah sampling data, jadi data dari Ditjen Dukcapil menyatakan sudah meninggal, tapi di lapangan orangnya masih ada dan ada juga orangnya sudah meninggal, tapi datanya masih ada. Makanya satu bulan ke depan kita cek datanya ke lapangan,” ucap Suharti di SOR Arcamanik, Kota Bandung, Selasa, 24/1/2023.

Suharti menjelaskan kesalahan data yang ditemukan di lapangan. Ia menyebutkan, di Kecamatan Bandung Kulon, ada 20 data pemilih yang dinyatakan meninggal dunia, tetapi para pemilih ini ternyata masih hidup.

“Kita belum bisa memastikan (total), karena kita masih sampling. Contoh di Bandung Kulon saja dari 40 data, 20 data itu surat kematiannya sudah ada. Tapi orangnya masih hidup, itu salah satunya,” kata Suharti.*