Jaksa Agung Ingatkan Anak Buah Jangan Takut Perlawanan Balik Koruptor

Jaksa Agung ST Burhanuddin. | Dok Kejaksaan Agung

FORUM KEADILANJaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan anak buahnya untuk tidak takut terhadap perlawanan balik dari koruptor atau corruptors fight back. Sebab, menurutnya, koruptor maupun pendukungnya berupaya melawan upaya pemberantasan korupsi yang gencar dilakukan Kejaksaan.

“Untuk itu saya selaku pimpinan Kejaksaan kembali mengingatkan agar jangan takut dan jangan gentar terhadap serangan tersebut selama Saudara sekalian bekerja dengan baik, profesional, dan berintegritas,” ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin, dalam keterangannya, Rabu, 28/12/2022.

Bacaan Lainnya

Ia meminta jajaran bidang tindak pidana khusus Kejaksaan dapat bekerja secara profesional, tuntas, dan berbobot. Serta menjaga integritas dan berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Burhanuddin juga meminta jajarannya menangani perkara hingga tuntas. Misalnya terhadap penanganan tindak pidana korupsi sebagai tindak pidana asal (predicate crime) harus diikuti penanganan dan pembuktian tindak pidana lanjutannya (follow up crime) seperti tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kemudian, Burhanuddin juga meminta jajaran bidang pengawasan tidak melakukan pemantauan dan inspeksi secara formalitas semata atau tidak sekadar mencari-cari kesalahan yang tidak substansial. Sebab, jajaran Bidang Pengawasan memikul tanggung jawab besar dalam meningkatkan profesionalitas dan integritas dari seluruh Insan Adhyaksa.

“Untuk mengoptimalkan fungsi Pengawasan, saya juga meminta jajaran Pengawasan, cermati dan pedomani dengan baik Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil agar tepat dalam menerapkan sanksi hukuman,” ujar Jaksa Agung.

Selanjutnya, Jaksa Agung meminta jajaran Bidang Pengawasan, apabila ada oknum pegawai/jaksa yang dilaporkan, segera diperiksa. Selain itu, Burhanuddin meminta jajarannya mengutamakan asas praduga tak bersalah, diperlakukan secara humanis dan tidak ada transaksional.

“Ingat mereka adalah keluarga kita dan bidang pengawasan memiliki tanggung jawab besar untuk melakukan pendisiplinan terhadap mereka,” katanya.*