Minggu, 31 Agustus 2025
Menu

Persiapan Penting sebelum Memulai Olahraga Lari agar Tubuh Siap dan Nyaman

Redaksi
Ilustrasi Olahraga Lari | Ist
Ilustrasi Olahraga Lari | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILANOlahraga lari atau running termasuk salah satu aktivitas fisik yang paling sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran tubuh. Selain mudah dilakukan, lari juga tidak memerlukan peralatan yang rumit. Meskipun demikian, bukan berarti Anda bisa langsung memulainya tanpa persiapan.

Agar aktivitas lari menjadi lebih menyenangkan, aman, dan bermanfaat bagi tubuh, ada beberapa hal penting yang sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu. Berikut penjelasannya:

1. Sepatu Lari yang Tepat

Sepatu bukan sekadar pelengkap penampilan. Dalam olahraga lari, sepatu memiliki peran penting dalam melindungi kaki dari cedera dan menunjang kenyamanan. Pilihlah sepatu yang memang dirancang khusus untuk berlari, dengan sol yang fleksibel, bantalan yang empuk, serta ukuran yang sesuai dengan bentuk kaki.

Usahakan mencoba sepatu di sore hari saat ukuran kaki berada pada kondisi paling maksimal, sehingga tidak terasa sempit saat digunakan untuk berlari.

2. Pakaian Olahraga yang Nyaman

Gunakan pakaian yang ringan, menyerap keringat, dan tidak membatasi pergerakan tubuh. Bahan seperti poliester, nilon, atau katun campuran sangat direkomendasikan. Bila Anda berlari di pagi atau malam hari, pilih pakaian dengan warna cerah atau dilengkapi reflektor agar lebih aman di jalan.

3. Pemanasan dan Pendinginan

Melewatkan pemanasan sebelum berlari adalah kesalahan umum yang bisa memicu cedera otot. Luangkan waktu sekitar 5–10 menit untuk melakukan peregangan ringan dan gerakan dinamis. Begitu pula setelah selesai berlari, jangan langsung berhenti. Lakukan pendinginan untuk membantu tubuh kembali ke kondisi normal.

4. Kondisi Tubuh yang Fit

Pastikan tubuh Anda dalam kondisi prima sebelum memulai olahraga lari. Bila sedang kurang sehat, terlalu lelah, atau mengalami nyeri otot, sebaiknya tunda terlebih dahulu. Dengarkan sinyal dari tubuh Anda, karena memaksakan diri hanya akan membawa risiko.

5. Tentukan Rute dan Durasi

Menentukan rute lari yang jelas akan membantu Anda mengukur kemampuan serta konsistensi latihan. Pilih rute yang aman, minim lalu lintas, serta memiliki permukaan yang datar atau sesuai preferensi. Anda juga bisa menggunakan aplikasi pelacak lari untuk memantau waktu, jarak, dan perkembangan performa dari waktu ke waktu.

6. Jaga Hidrasi

Minum air sebelum dan sesudah berlari sangat penting untuk menghindari dehidrasi. Jika Anda berlari dalam durasi panjang atau cuaca sangat panas, siapkan botol air kecil untuk dibawa selama berlari. Namun, hindari minum berlebihan tepat sebelum mulai agar tidak mengganggu kenyamanan perut.

7. Perhatikan Asupan Makanan

Tidak disarankan berlari dalam keadaan perut kosong, namun hindari pula makan berat tepat sebelum berlari. Pilih camilan ringan seperti pisang, roti gandum, atau yogurt setidaknya 30–60 menit sebelumnya. Nutrisi yang cukup akan membantu Anda tetap bertenaga selama berlari.

8. Gunakan Tabir Surya (jika berlari di siang hari)

Paparan sinar matahari secara langsung bisa berdampak negatif bagi kulit, terutama bila Anda rutin berlari di pagi menjelang siang atau sore hari. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan kenakan topi atau kacamata hitam jika diperlukan.

9. Pasang Musik atau Podcast Favorit

Bagi sebagian orang, mendengarkan musik atau podcast bisa menjadi penyemangat selama berlari. Gunakan earphone yang aman dan pastikan Anda tetap bisa mendengar suara sekitar, terutama jika berlari di area umum atau pinggir jalan.

Lari bukan hanya soal kecepatan atau jarak tempuh, tetapi juga bagaimana tubuh Anda merespons dan menikmati prosesnya. Dengan mempersiapkan diri secara menyeluruh, aktivitas ini bisa menjadi rutinitas yang tidak hanya sehat, tetapi juga menyenangkan dan membuat tubuh lebih bugar dari hari ke hari.

Ingat, tidak ada langkah kecil dalam olahraga. Semua dimulai dari niat yang konsisten dan persiapan yang matang. Selamat berlari!*

Laporan oleh: Michelle Angella