Polisi Amankan 75 Peserta Pesta Gay di Vila Megamendung

FORUM KEADILAN – Jajaran Polres Bogor mengamankan 75 orang dari sebuah vila di kawasan Puncak, Megamendung, Kabupaten Bogor, yang diduga tengah menggelar pesta bertema LGBT.
Mereka diketahui berkumpul dalam sebuah acara yang dikemas dengan tema family gathering dan membayar iuran sebesar Rp200 ribu per orang untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKBP Teguh Kumara mengatakan, penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang curiga terhadap aktivitas mencurigakan di salah satu vila.
Setelah dilakukan penyelidikan bersama Polsek Megamendung, petugas langsung mendatangi lokasi dan menemukan puluhan orang sedang berkumpul.
“Dari lokasi, kami mengamankan 75 orang, terdiri dari 74 laki-laki dan 1 perempuan. Mereka berasal dari wilayah Jabodetabek,” ungkap AKBP Teguh dalam keterangannya, Senin, 24/6/2025.
Teguh menjelaskan, acara tersebut dikemas seperti pentas seni, lengkap dengan lomba menyanyi dan menari. Akan tetapi, dalam pemeriksaan lebih lanjut, diketahui bahwa acara itu merupakan ajang berkumpul komunitas sesama jenis yang disebarkan melalui media sosial.
“Panitia menyebarkan undangan dengan tema ‘family gathering’ yang diisi dengan penampilan pentas dan pertunjukan lomba menyanyi dan lomba menari. Mereka mendaftar dan dipungut biaya sebesar 200 ribu per orang,” ujarnya.
Teguh menuturkan, saat penggerebekan, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa empat bungkus kondom baru yang belum terpakai serta satu buah pedang yang diduga digunakan untuk pertunjukan seni tari.
Teguh menambahkan, pihaknya masih mendalami status komunitas dari para peserta, apakah merupakan bagian dari organisasi tertentu atau hanya individu yang berkumpul berdasarkan informasi di media sosial.
Namun, ia menyimpulkan bahwa para peserta tergolong dari wilayah Jabodetabek.
“Masih kami dalami. Yang jelas, mereka mengetahui acara ini dari undangan yang beredar lewat media sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, terkait adanya informasi bahwa beberapa peserta positif HIV, AKBP Teguh mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor. Saat ini, penelusuran dan pemeriksaan kesehatan masih dilakukan oleh pihak terkait.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinkes dan sedang didalami,” pungkasnya.*
Laporan oleh: Ari Kurniansyah