Senin, 02 Februari 2026
Menu

Prabowo Siapkan 18 Proyek Hilirisasi Rp618 T

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto di acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2/2/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto di acara Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2/2/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan 18 proyek hilirisasi senilai Rp618 triliun. Proyek tersebut diperkirakan dapat menciptakan 276.000 lapangan kerja berkualitas baru.

Prabowo menilai bahwa keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mempunyai peran yang cukup strategis dalam pengelolaan aset negara. Mengingat, melalui Danantara, pemerintah tak perlu meminta investasi dari luar negeri.

“Kita punya kemampuan sekarang. Jadi tadi saya sampaikan pokok-pokok yang harus kita mulai dan laksanakan adalah hilirisasi. Delapan belas proyek ini akan ciptakan 276.000 pekerjaan berkualitas dengan investasi Rp618 triliun,” ujar Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin, 2/2/2026

Prabowo juga menyoroti mengenai persoalan sampah yang menurutnya harus segera diatasi. Dikarenakan, penampungan sampah nasional diperkirakan akan mencapai over kapasitasnya di 2028.

“Sampah ini jadi masalah, diproyeksi hampir titik sampah akan over capacity di 2028 bahkan lebih cepat,” tuturnya.

Oleh karena itu, untuk dapat mengatasi permasalahan itu pemerintah tengah menyiapkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTsa) atau biasa disebut dengan program Waste to Energy. Proyek tersebut rencananya akan dibangun di 34 titik pada kabupaten/kota.

“Kita perkarakan dua tahun lagi berfungsi ini investasi cukup besar, totalnya itu US$3,5 miliar untuk 34 titik itu tapi setelah saya lihat di beberapa kabupaten, kota-kota Kabupaten juga harus ada, dan ini sudah ada inisiatif bupati improvisasi kita pelajari bisa tuker pengalaman,” jelasnya. *