Jumat, 30 Januari 2026
Menu

Sukses Jalani Sidang Tertutup Gelar Doktor, Selamat Ginting Sebut Hasil Penelitian Bakal Jadi Kejutan

Redaksi
Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan dari Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting saat menjalani sidang tertutup Program Studi Doktor Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS di Menara UNAS Ragunan, Jakarta, Kamis, 29/1/2026 | Dok. Evisa/UNAS
Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan dari Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting saat menjalani sidang tertutup Program Studi Doktor Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS di Menara UNAS Ragunan, Jakarta, Kamis, 29/1/2026 | Dok. Evisa/UNAS
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Pengamat Politik dan Pertahanan Keamanan dari Universitas Nasional (UNAS) Selamat Ginting berhasil mempertahankan disertasi ilmu politik di hadapan enam penguji pada sidang tertutup Program Studi Doktor Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNAS di Menara UNAS Ragunan, Jakarta, Kamis, 29/1/2026.

Ia menulis disertasi berjudul: Hubungan Sipil-Militer Dalam Konsolidasi Demokrasi Terkait Penempatan Prajurit Aktif TNI di Jabatan Sipil Era Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto.

Selamat Ginting masih merahasiakan empat temuan, teori, hingga model yang ditemukan dari hasil penelitian dan analisis politiknya tersebut. Ia menyatakan bahwa hal-hal tersebut akan diungkapkan dalam sidang terbuka untuk menghadirkan sebuah kejutan.

Di samping itu, Selamat Ginting juga berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan kesempatan, serta membantu menjalankan pendidikannya tersebut.

“Terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang telah memberikan kesempatan dan membantu hingga tuntasnya pendidikan yang tidak mudah ini. Doktor Ilmu Politik UNAS dengan akreditasi unggul, berusaha mempertahankan kualitasnya dengan sangat ketat,” ujar Ginting.

Dalam sidang yang berlangsung sekitar dua setengah jam tersebut, Dr. Safrizal Rambe, M.Si. bertindak sebagai Ketua. Kemudian, Prof. Dr. Maswadi Rauf, M.A. bertindak sebagai Promotor dan Assoc Prof. Dr. TB. Massa Djafar sebagai Co-Promotor.

Adapun penguji dalam sidang ini adalah Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, M.A.; Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, M.A.; dan Assoc Prof. Dr. Alfan Alfian Mahyudin, M.Si.

Diketahui, Selamat Ginting menempuh perjalanan panjang dalam menyelesaikan pendidikan doktornya. Penelitian disertasi dilakukan sejak 2022 hingga Desember 2025. Kemudian, ia menjalani sidang kualifikasi dan sidang proposal terlebih dahulu, sebelum akhirnya menjalani sidang pengujian tertutup.

Selamat Ginting memulai pendidikan doktor Ilmu Politik di UNAS pada 2020 dan selesai pada Januari 2026. Dengan demikian, studinya ditempuh selama 11 semester atau lima setengah tahun. Kemudian, pengukuhannya dilaksanakan pada sidang promosi yang akan digelar pada akhir Februari 2026.

Selamat Ginting menyebut bahwa Ilmu Politik UNAS merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Sebab, keberadaannya dimulai pada Oktober 1949, saat UNAS masih bernama Akademi Nasional.

Sejumlah guru besar ilmu politik sampai pengajar di UNAS merupakan para profesor senior. Dengan demikian, UNAS memiliki karakter khusus yang membedakannya dengan perguruan tinggi lain.*

Laporan oleh: Puspita Candra Dewi