Senin, 02 Februari 2026
Menu

Istana Akui Tak Tahu soal Teror Telepon Minta Take Down Cuitan Buruk Terkait Presiden Prabowo

Redaksi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26/1/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26/1/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengaku tidak mengetahui adanya dugaan teror melalui sambungan telepon yang dialami sejumlah masyarakat, yang baru-baru ini ramai diperbincangkan di media sosial. Prasetyo menegaskan, dirinya tidak memantau informasi terkait dugaan teror tersebut.

“Siapa itu? (yang diteror). Aku enggak monitor itu. Pokoknya kita kerja saja,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26/1/2026.

Ia juga memastikan bahwa dugaan teror telepon tersebut bukan berasal dari Istana maupun atas perintah pihak pemerintah.

“Enggak lah,” singkatnya.

Sebelumnya, viral di media sosial X sejumlah warganet mengaku menerima teror melalui sambungan telepon dari nomor tak dikenal. Dalam teror tersebut, penelepon meminta agar mereka menghapus atau menurunkan (take down) cuitan yang dinilai menjelek-jelekkan Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa pengguna X yang mengaku mengalami kejadian serupa bahkan saling membagikan tangkapan layar nomor telepon yang diduga melakukan teror, tanpa menyamarkan nomor tersebut.

Fenomena ini memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet. Sebagian menduga teror tersebut berasal dari pihak tertentu yang berkaitan dengan pemerintah, yang disebut-sebut melakukan pengawasan terhadap kritik masyarakat di media sosial.*

Laporan oleh: Novia Suhari