6 Korban Pesawat ATR 42-500 Kembali Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung
FORUM KEADILAN – Enam korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 yang jatuh ditemukan oleh Tim SAR gabungan di lereng Gunung Bulusaraung tak jauh dari lokasi korban pertama ditemukan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kas Ops Kodam XVI/Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi pada Kamis, 22/1/2026.
“Jajaran tim elang menemukan enam jenazah,” ujar Kolonel Dody di posko SAR Tompo Bulu.
“Enam jenazah yang lokasinya seputaran radius 50 km dari korban yang pertama ditemukan,” kata Dody.
Dody mengungkapkan bahwa Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan upaya evakuasi sambil menyisir sejumlah sisi di sekitar lokasi penemuan.
“Saat ini, tim masih melakukan penyisiran di sisi lain, kita menunggu perkembangannya,” ungkap Dody.
Sebelumnya, Kotak hitam atau black box Pesawat ATR 42-500 sudah ditemukan oleh Tim SAR gabungan usai melakukan pencarian di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di Posko SAR Tompo Bulu pada Rabu, 21/1.
“Kita membentuk tim khusus, Alhamdulillah tadi pagi sudah bisa menuju ke lokasi tersebut dan mengecek secara utuh potongan ekor pesawat,” ujar Dody.
Kata Dody, usai diperiksa, benda yang diduga black box ditemukan tetap berada pada posisinya, yaitu berada di dalam ekor pesawat.
“Potongan ekor tersebut dan di dalamnya berada di posisinya, tidak terlepas, berada di dalam ekor tersebut,” tutur Dody.
Dody juga menuturkan bahwa berdasarkan laporan dari timsus, black box tersebut ditemukan dalam kondisi utuh.
“Untuk black boxnya ada di dalam bagian potongan ekor. Kita sudah lepas dari dudukannya dan sedang proses turun menuju posko,” ungkap Dody.
Diketahui, Pewasat ATR 42-500 adalah armada yang dicarter oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat tersebut hilang kontak pada Sabtu, 17/1 siang di sekitar Maros, Sulawesi Selatan dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Keesokan harinya, pesawat tersebut dikonfirmasi jatuh di Gunung Bulusaraung yang letaknya berada di perbatasan Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Terdapat 10 orang dalam penerbangan tersebut, yaitu tujuh orang kru pesawat dan tiga penumpang. Tim SAR gabungan pun telah menemukan tiga korban hingga Rabu, 21/1. Dengan adanya temuan baru, korban yang masih belum ditemukan tersisa satu orang.*
