Kamis, 02 April 2026
Menu

Purbaya Tambah Anggaran Subsidi BBM Rp100 T

Redaksi
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin, 23/2/2026. | YouTube Kementerian Keuangan RI
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin, 23/2/2026. | YouTube Kementerian Keuangan RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa pemerintah akan menambah anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp90 triliun hingga Rp100 triliun.

Menurutnya, langkah ini ditempuh untuk menjaga harga BBM dalam negeri agar tidak naik di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik di Timur Tengah.

 “Rp90-100 triliun, itu subsidi, kompensasi lain lagi. Nanti kita hitung lagi, angka pastinya saya lupa,” kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, Rabu, 1/4/2026.

Tetapi, ia menegaskan bahwa angka itu masih bersifat sementara dan akan dihitung kembali. Selain itu, tambahan anggaran itu baru mencakup komponen subsidi, belum termasuk kompensasi.

Purbaya menegaskan kisaran tambahan itu saat diminta klarifikasi lebih lanjut.

“Iya, kira-kira segitu, nanti kita hitung lagi,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, saat ini masih memiliki ruang fiskal yang cukup untuk meredam dampak kenaikan harga minyak dunia.

Purbaya mengatakan, dengan asumsi harga minyak dunia rata-rata mencapai US$100 per barel sepanjang tahun, kondisi fiskal Indonesia masih relatif aman. Terutama, harga minyak saat ini masih berada di bawah asumsi tersebut.

Menurutnya, harga minyak dunia saat ini berada di kisaran US$70 per barel dengan rata-rata sekitar US$76-77 AS per barel.

Ruang fiska pemerintah dalam kondisi itu dinilai masih cukup terbuka. Ia memastikan bahwa walaupun ada tambahan subsidi, defisit anggaran tetap dijaga di bawah batas aman. Pemerintah, sudah mengunci defisit anggaran di kisaran 2,9 persen, walaupun asumsi harga minyak mencapai US$100 per barel.

“Ini sudah kita hitung semua. Bahkan dengan asumsi rata-rata 100 dollar AS pun, defisit tetap di bawah 3 persen, sekitar 2,9 persen, jadi tidak masalah,” katanya.

Sebagai informasi, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan harga BBM 1 April 2026 yang berlaku di SPBU seluruh Indonesia.

Mengacu pada harga BBM April 2026, semua jenis BBM nonsubsidi tak mengalami penyesuaian, Pertamax Series maupun Dex Series. Harga BBM terbaru masih sama dengan yang berlaku saat ini.

Daftar harga BBM 1 April 2026

Mengacu harga BBM hari ini, harga BBM terbaru di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara sebagai berikut:

Pertamax (RON 92): Rp12.300

Pertamax Green 95: Rp12.900

Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100

Dexlite (CN 51): Rp14.200

Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500 *