Jumat, 13 Maret 2026
Menu

Jabatan Kaster TNI Aktif Lagi, DPR Nilai Sebagai Upaya Pertahanan Negara

Redaksi
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam Podcast Dialektika Madilog Forum Keadilan, Rabu, 7/8/2024 I Reza Fadilla/Forum Keadilan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono dalam Podcast Dialektika Madilog Forum Keadilan, Rabu, 7/8/2024 I Reza Fadilla/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menanggapi pengaktifan kembali jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI yang sebelumnya dinonaktifkan pada tahun 2001 oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid.

Dave menyampaikan, Komisi I DPR RI memandang, penunjukan Bambang Trisnohadi sebagai Kaster TNI merupakan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi TNI sesuai dengan kebutuhan aktual bangsa. Menurutnya, jabatan Kaster yang kini dihidupkan kembali perlu dipahami sebagai upaya menegaskan kembali pentingnya fungsi teritorial dalam sistem pertahanan negara.

Ia menjelaskan, Komisi I melihat TNI telah memberikan penjelasan mengenai urgensi penguatan fungsi teritorial, terutama dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memastikan bahwa konsep pertahanan semesta tetap berjalan secara efektif.

“Kaster memiliki peran penting dalam mengintegrasikan aspek teritorial dengan strategi pertahanan nasional, sehingga TNI tidak hanya fokus pada ancaman konvensional, tetapi juga mampu merespons dinamika ancaman yang lebih kompleks,” katanya saat dikonfirmasi Forum Keadilan, Jumat, 13/3/2026.

Ia menilai, langkah tersebut menunjukkan keseriusan TNI dalam menata organisasi secara adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Kami menilai bahwa langkah ini menunjukkan keseriusan TNI dalam menata organisasi secara adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Dave menegaskan, Komisi I DPR RI pada prinsipnya mendukung setiap kebijakan yang memperkuat institusi pertahanan, selama dijalankan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta tetap sejalan dengan sistem pertahanan negara yang demokratis.

“Dengan penunjukan ini, kami optimistis bahwa TNI semakin siap menghadapi berbagai tantangan, sekaligus menjaga kepercayaan rakyat terhadap peran strategisnya sebagai garda terdepan pertahanan negara,” tutupnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari