Rabu, 11 Maret 2026
Menu

Doakan Prabowo, Quraish Shihab Tekankan Kekuasaan Sumbernya dari Tuhan

Redaksi
Ulama Tafsir Al-Qur’an Quraish Shihab dalam acara Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 yang digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 10/3/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Ulama Tafsir Al-Qur’an Quraish Shihab dalam acara Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 yang digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 10/3/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Ulama Tafsir Al-Qur’an Quraish Shihab menyampaikan doanya untuk Presiden Prabowo Subianto dalam acara Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan tahun 1447 H/2026 yang digelar di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 10/3/2026.

Pada awalnya, Quraish Shihab mengungkapkan bahwa doa serupa sempat dipanjatkan oleh sang guru kepada Presiden Mesir. Quraish Shihab menyebut, doa tersebut berisi tentang kekuasaan yang seluruh sumbernya dari Allah SWT.

“Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden. Pak, saya punya guru, Pak. Namanya Syeikh Mutawalli Asy-Syarawi. Beliau pernah berdoa pada Presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat: ‘Kekuasaan bersumber dari Tuhan’,” ungkap Quraish Shihab dalam acara tersebut, Selasa, 10/3.

Quraish Shihab menekankan bahwa tidak ada satupun makhluk yang dititipkaan kekuasaan kecuali atas kehendak Yang Maha Kuasa, baik penguasa yang jujur mengikuti tuntunan ataupun penguasa tersebut durhakan. Dirinya pun mengikuti ungkapan gurunya tersebut kepada Presiden Mesir. Dalam doanya itu, Quraish Shihab berharap bisa membantu Presiden apabila memang sosok tersebut dipilih dan sudah ditakdirkan untuk rakyat.

“Baru beliau berkata—dan ini yang saya ingin doakan buat Bapak—katanya: ‘Saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi. Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami, rakyat—dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat—maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak’,” tutur Quraish Shihab.

“Tapi, kalau Bapak, kalau Yang Mulia katanya, adalah menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak,” lanjut Quraish Shihab.

Kemudian, Quraish Shihab meminta kepada hadirin mengikuti doa yang dipanjatkannya. Doa singkat tersebut diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan dibaca sehabis salat.

“Allahumma Antas Salam, wa minkas salam, wa ilaika ya’uddus salam, ahyina Rabbana bis salam, wa adkhinal jannata daraka daras salam. Ya Allah, Engkaulah yang Maha Damai. Dari-Mu bersumber kedamaian. Kepada-Mu kembali kedamaian. Ya Allah, hidupkanlah kami dalam kedamaian dan masukkanlah kami kelak di surga-Mu, surga yang penuh dengan kedamaian. Wahai Tuhan penyandang kemuliaan dan keagungan,” ucap Quraish Shihab.

Kemudian, Quraish Shihab pun mengakhiri hikmahnya. Setelah selesai, Presiden Prabowo Subianto membantunya untuk menuruni tiga undakan tangga dari podium tempatnya menyampaikan hikmah. Prabowo tampak menggandeng tangan kanan Quraish Shihab yang memegang tongkat di tangan kirinya. Mereka tampak berbicara sejenak. Bahkan, Quraish Shihab memberikan sejumlah pesan untuk Prabowo.*