Senin, 09 Maret 2026
Menu

Keluarga Ungkap Ada Penyidik Polisi Datang Minta Sampel Darah Istri Ermanto Usman

Redaksi
Pengurus Perkumpulan Pensiunan JICT Ermanto Usman | YouTube Forum Keadilan TV
Pengurus Perkumpulan Pensiunan JICT Ermanto Usman | YouTube Forum Keadilan TV
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Keluarga almarhum aktivis pengungkap dugaan korupsi pelabuhan Ermanto Usman mengungkap adanya seseorang yang mengaku sebagai penyidik Kepolisian dan datang untuk meminta sampel darah istri korban yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Perwakilan keluarga, Dalsaf Usman mengatakan, orang tersebut datang langsung menemui anak almarhum yang sedang berada di rumah sakit. Namun, permintaan pengambilan sampel darah itu langsung ditolak oleh pihak keluarga.

“Ya, ngakunya penyidik gitu ya. Tetapi kami dari pihak keluarga, kebetulan putranya ada di situ gitu ya, langsung menolak. Ya nggak masuk akal aja gitu lho, orang kondisi pasiennya masih belum pulih gitu lho, belum apa-apa gitu kok mau ngambil sampel darah,” katanya saat dihubungi Forum Keadilan, Senin, 9/3/2026.

Ia menjelaskan, pria tersebut tidak menunjukkan identitas resmi dan juga tidak mengenakan pakaian dinas Kepolisian saat datang. Menurutnya, keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka agar dikonfirmasi ke pihak Kepolisian.

“Nah karena itu sudah dikonfirmasi sama Bu Rieke ke pihak Polresta, pihak Polrestanya nggak ada komentar apa-apa. Jadi supaya ada peningkatan keamanan untuk keluarga korban,” ujarnya.

Dalsaf menambahkan, keluarga khawatir ada pihak yang menyusup dengan mengaku sebagai aparat penegak hukum, mengingat kondisi istri almarhum masih dirawat intensif di rumah sakit.

“Dengan kondisi seperti ini kita khawatir ada penyusup. Di media kan beredar bahwa istri almarhum masih dirawat intensif di rumah sakit, jadi kami harus jaga betul,” katanya.

Ia menyebut, pihak keluarga kini membatasi akses kunjungan di rumah sakit agar kejadian serupa tidak terulang.

“Jangan sampai ada orang ngaku-ngaku penyidik datang. Dari pihak keluarga kita batasi di rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya, Ermanto Usman diserang oleh orang tidak dikenal di kediamannya di Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 2/3, dini hari.

Dirinya meninggal di Rumah Sakit Primaya, Bekasi Barat. Selain Ermanto, istrinya juga menjadi korban dalam tragedi tersebut dan kini masih dalam kondisi kritis.*

Laporan oleh: Syahrul Baihaqi