Senin, 02 Maret 2026
Menu

AS-Israel Serang Iran, Prabowo Siap ke Teheran Tawarkan Fasilitator Dialog

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Kamar Dagang AS, US-ASEAN Business Council, dan The United States Indonesia Society di Washington DC, Rabu, 18/2/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan Kamar Dagang AS, US-ASEAN Business Council, dan The United States Indonesia Society di Washington DC, Rabu, 18/2/2026 | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya menjadi fasilitator dialog di tengah kondisi tegang dan membawa di kawasan Timur Tengah menyusul konfirmasi serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya siap pergi ke Teheran, Iran.

“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” dikutip dari akun X @Kemlu_RI, pada Senin, 2/3/2026.

Pemerintah Indonesia pun menyesalkan perundingan AS dan Iran yang gagal dan berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan yang meningkat di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan hingga perdamaian dan keamanan dunia.

Oleh karena demikian, Pemerintah Indonesia menggaungkan kepada seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” tulis Kemlu.

“WNI di wilayah terdampak diimbau tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat,” tambahnya.

Diberitakan, Israel-AS meluncurkan serangkaian serangan gabungan ke sejumlah kota di Iran pada Sabtu pagi waktu setempat. Israel menyebut serangan itu ditargetkan ke fasilitas kepresidenan, kantor-kantor Kementerian, hingga fasilitas militer Israel.

Presiden AS Donald Trump dalam pernyataannya menyatakan sangat mendukung serangan besar-besaran ke Iran dan berjanji menghancurkan angkatan laut dan situs rudal Iran.

Di sisi lain, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, mengklaim bahwa serangan ini bertujuan “menghilangkan ancaman eksistensial”.

Tetapi, Iran tak diam dan melancarkan balasan.

Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan sudah melancarkan serangan balasan terhadap empat pangkalan militer AS di Timur Tengah pada Sabtu, 28/2/2026.

Berdasarkan laporan media pemerintah Iran, IRGC mengonfirmasi rentetan serangan rudal itu dengan menargetkan titik-titik strategis militer AS di wilayah Teluk.

Titik-titik tersebut adalah Pangkalan Udara AL Udeid di Qatar, Pangkalan Udara Al Salem di Kuewait, Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA), hingga Markas Armada Kelima AS (US Fifth Fleet) di Bahrain. *