Selasa, 17 Februari 2026
Menu

Tinjau Guci Tegal, MPR Janjikan Reboisasi dan Tata Ulang Pascabanjir Bandang

Redaksi
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Ketua MPR RI Ahmad Muzani meninjau langsung kondisi kawasan wisata air panas Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang terdampak banjir bandang dan pergerakan tanah. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan segera melakukan reboisasi di lereng Gunung Slamet untuk mencegah bencana serupa terulang.

Menurut Muzani, banjir bandang yang terjadi pada 20 Desember dan 24 Januari lalu diduga dipicu oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu, serta kemungkinan adanya aktivitas penebangan di kawasan atas gunung.

“Kami mendorong adanya reboisasi agar kondisi lingkungan kembali pulih dan risiko bencana bisa diminimalkan,” katanya, di Tegal, Jawa Tengah, Senin, 16/2/2026.

Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan, termasuk hancurnya jembatan penghubung dan Pancuran 13, yang merupakan ikon utama wisata air panas Guci.

Muzani mengatakan, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penataan ulang kawasan wisata, termasuk memperbaiki jembatan yang rusak. Ia mengapresiasi rencana Pemerintah Kabupaten Tegal yang akan membangun kembali jembatan tersebut setelah musim hujan berakhir.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan agar akses ke Pancuran 13 digratiskan, mengingat lokasi tersebut merupakan daya tarik utama wisata Guci. Selama ini, pengunjung dikenakan tarif sekitar Rp27 ribu untuk menikmati fasilitas tersebut. Muzani menyebut, usulan penggratisan tengah menjadi perhatian, terutama karena kawasan tersebut berada di wilayah hutan Taman Wisata Alam (TWA) yang berada di bawah kewenangan Kemenhut dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Dengan penggratisan, diharapkan objek wisata utama ini bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman memastikan kawasan wisata Guci tetap dibuka untuk umum. Ia menyatakan, pemerintah daerah telah menggratiskan tiket masuk utama sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan sektor pariwisata.

“Bahkan tiket masuk depan kami gratiskan. Karena Guci tidak hanya Pancuran 13, tetapi juga memiliki banyak objek wisata lain seperti Guci Forest, Ashafana, dan Gulala,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tegal bersama TNI dan Polri telah menempatkan petugas di titik-titik rawan bencana, khususnya di sekitar Pancuran 13, guna memastikan keselamatan pengunjung.*

Laporan oleh: Novia Suhari