Sabtu, 14 Februari 2026
Menu

Prabowo di Economic Outlook 2026: Jangan-jangan Perlu Juga Sedikit-sedikit Otoriter

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13/2/2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13/2/2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto berkelakar soal boleh jadi Indonesia perlu menerapkan sistem yang sedikit otoriter untuk menindak para koruptor.

Prabowo menyinggung pandangan sejumlah kelompok yang menilai dirinya bersifat otoriter.

“Jadi jangan ini loh ada apa tuh, kelompok-kelompok yang selalu mengeluh, Indonesia beginilah, Prabowo otoriter lah, bener enggak?,” kata Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 13/2/2026.

Prabowo mengatakan bahwa dapat jadi masyarakat menilai perlu tindakan yang sedikit otoriter untuk melawan para koruptor.

“Tapi kalau ditanya rakyat, jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter, jangan-jangan, untuk melawan koruptor-koruptor itu,” lanjutnya.

Tetapi, Kepala Negara itu menyebut boleh ada jadi sistem lain yang lebih efektif dibandingkan demokrasi.

“Tapi kita demokratis, jadi kita masih moderat ya. Banyak negara lain nggak tahu dah, hari ini ada, besoknya nggak ada. Iya kan? Jangan-jangan efektif yang itu, jangan-jangan,” tuturnya.

Ia kembali berkelakar ucapannya itu didengar banyak wartawan dan para duta besar dari negara lain.

“Aduh ini ada banyak wartawan ya. Waduh ada lagi banyak duta besar nih, negara Barat lagi, waduh,” katanya.

Kemudian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya adalah seseorang yang sangat demokratis.

I am completely democratic (saya sepenuhnya demokratis). Completely,” tegasnya.

Prabowo mengatakan dirinya tak mungkin dapat menjadi seorang Presiden dapat Indonesia tak menganut demokrasi.

“Untung kita masih negara apa itu kita masih, kita negara demokrasi kan? Bener? Demokrasi apa, agak demokrasi ya. Agak ya, lumayan lah demokrasi kita kan? Kalau tidak ada demokrasi saya tidak jadi Presiden loh Saudara-saudara. Iya kan? Bener enggak?” pungkasnya. *