Jumat, 13 Februari 2026
Menu

Prabowo Pastikan Defisit APBN Tidak Melebihi Batas 3 Persen PDB

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat, 13/2/2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat, 13/2/2026. | YouTube Sekretariat Presiden
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Prabowo Subianto memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak akan melampaui batas yang tertuang dalam UU Keuangan Negara, yaitu 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Hal tersebut dipastikan oleh Prabowo saat menghadiri peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Jumat, 13/2/2026.

“APBN kita tidak keluar dari parameter yang kita tetapkan. Defisit kita (2,92 persen terhadap PDB dalam APBN 2025) masih di bawah batas yang kita tetapkan sendiri, 3 persen defisit kita. Saudara-saudara sekalian, 3 persen dari PDB,” ujar Prabowo.

“Dan saya bertekad kita akan berusaha sekeras mungkin untuk kita kurangi dari situ,” lanjutnya.

Prabowo mengaku bahwa usai menjabat, masih terlalu banyak kebocoran dan masih terlalu banyak pengamburan.

“Saya ingin tertibkan birokrasi kita, saya ingin menyelamatkan kekayaan negara, saya ingin menyelamatkan aset-aset negara. Ini terus kita kerjakan, terus kita kerjakan,” tegasnya. *