Senin, 09 Februari 2026
Menu

Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray Cargo Menyerahkan Diri dan Kini Ditahan KPK

Redaksi
Pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF)
Pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF) menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu, 7/2/2026 dini hari | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Pemilik PT Blueray Cargo John Field (JF) menyerahkan diri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah sempat kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap importasi barang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, JF langsung diperiksa sebagai tersangka setelah datang ke lembaga antirasuah tersebut.

“Pasca menyerahkan diri, Tersangka JF langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Selama pemeriksaan, JF kooperatif dan menyampaikan keterangan-keterangan yang dibutuhkan penyidik,” kata Budi kepada wartawan, Senin, 9/2/2026.

Menurut Budi, setelah pemeriksaan rampung, penyidik memutuskan untuk menahan JF selama 20 hari pertama. JF kini ditahan di rumah tahanan (rutan) Gedung Merah Putih KPK.

“Usai pemeriksaan rampung, penyidik melakukan penahanan terhadap JF untuk 20 hari pertama,” ujar dia.

Sebelumnya, JF menyerahkan diri ke KPK pada Sabtu, 7/2 dini hari. KPK kemudian melakukan pemeriksaan sebelum akhirnya memutuskan penahanan terhadap yang bersangkutan.

Diketahui, awalnya KPK belum menahan John yang telah ditetapkan tersangka karena melarikan diri. KPK awalnya hanya menahan lima dari enam tersangka yang ada.

“Mungkin ada pertanyaan dari rekan-rekan, yang ditetapkan 6, yang ditahan 5. Ke mana 1 lagi kan gitu kan? Satu lagi di saat kita akan temen-temen di lapangan akan lakukan tangkap tangan, itu saudara JF melarikan diri,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 5/2.

KPK melakukan OTT terkait kasus ini pada Rabu, 4/2. KPK menyita barang bukti senilai puluhan miliaran rupiah. KPK juga telah menetapkan 6 orang sebagai tersangka. Berikut ini daftarnya:

1. Rizal (RZL) selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (P2 DJBC) periode 2024 sampai Januari 2026

2. Sisprian Subiaksono (SIS) selaku Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kasubdit Intel P2 DJBC)

3. Orlando (ORL) selaku Kepala Seksi Intelijen Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (kasi Intel DJBC)

4. John Field (JF) selaku Pemilik PT Blueray Cargo

5. Andri (AND) selaku Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Cargo

6. Dedy Kurniawan (DK) selaku Manager Operasional PT Blueray Cargo.*

Laporan oleh: Muhammad Reza