DPR RI Cermati Kasus Penganiayaan Tukang Es Gabus di Kemayoran
FORUM KEADILAN – Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman menanggapi peristiwa penganiayaan terhadap seorang tukang es gabus bernama Sudrajat di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diduga dilakukan oleh aparat penegak hukum.
Habiburokhman menyatakan pihaknya tengah mencermati kasus tersebut secara serius. Namun begitu, ia menilai, tidak semua persoalan harus diselesaikan melalui forum resmi seperti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di DPR.
“Saya sedang cermati. Enggak semua masalah kita harus selesaikan di RDPU. Ada juga yang bisa by phone by phone saja,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 28/1/2026.
Ia menegaskan, setelah melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut, dirinya akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait.
“Insyaallah setelah kita pelajari sore ini, saya akan hubungi Kepolisian dan Kejaksaan terkait,” ujarnya.
Politisi Partai Gerindra itu menekankan prinsip utama yang harus dijaga adalah keadilan bagi seluruh warga negara.
“Yang jelas kita tidak ingin ada warga negara diperlakukan tidak adil,” tegasnya.
Diketahui, peristiwa tersebut berawal saat dua anggota aparat penegak hukum yang terdiri dari TNI dan Polri mendatangi penjual es gabus bernama Sudrajat, di kawasan Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pekan lalu. Keduanya mencurigai es yang dijual oleh Sudrajat mengandung spons atau bahan berbahaya.
Pada video yang beredar di media sosial, oknum TNI sempat memeras es gabus buatan Sudrajat, dan memaksa pria paruh baya tersebut untuk memakannya.*
Laporan oleh: Novia Suhari
