Minggu, 31 Agustus 2025
Menu

Kapolri Ungkap Arahan Prabowo, Ambil Langkah Terhadap Pendemo Anarkis

Redaksi
Panglima TNI Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) dalam konferensi pers, Sabtu, 30/8/2025 | Ist
Panglima TNI Agus Subiyanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) dalam konferensi pers, Sabtu, 30/8/2025 | Ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan sejumlah menteri dipanggil Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi situasi terkini di Jakarta dan sejumlah daerah pasca demonstrasi yang terjadi beberapa hari terakhir.

Listyo mengatakan, Prabowo memberi arahan untuk mengambil langkah tegas apabila para aksi demonstrasi berubah anarkis.

“Tadi Bapak Presiden memerintahkan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami, Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tugas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” katanya, di Sentul, Bogor, Sabtu 30/8/2025.

Menurut Listyo, aksi massa yang terjadi di sejumlah wilayah saat ini tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 1998 terkait Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Jadi saya ingatkan bahwa terkait penyampaian pendapat itu adalah hak, syarat warga negara dan dilindungi UU, namun tentunya ada syarat-syarat antara lain harus memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan salah satunya juga harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ucapnya.

Ia menilai bahwa eskalasi yang terjadi dari dua hari ini, cenderung terjadi tindakan anarkis di beberapa wilayah, mulai dari pembakaran gedung, fasilitas umum, hingga penyerangan terhadap markas kepolisian. Sehingga, hal tersebut cenderung pada tindakan pidana.

“Ada tindakan-tindakan lain yang tentunya ini tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan cenderung mengarah kepada peristiwa pidana,” ucap Listyo.

Lebih lanjut Listyo, meminta agar masyarakat tenang dan tidak berbuat hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, sebagian masyarakat merasa gelisah dan ketakutan. Ia berjanji TNI-Polri bakal mengambil langkah di lapangan guna memulihkan situasi keamanan.

“Tentunya kita berharap kami juga mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, elemen bangsa semuanya untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya.

Selaras dengan Kapolri, Panglima TNI Agus Subiyanto juga mengimbau agar seluruh masyarakat menciptakan rasa aman dan aman. Ia mengesakan kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan untuk melakukan aksi anarkis.

“Jangan mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang tidak bertanggung jawab, yang nantinya akan merugikan kita sendiri dan masyarakat. Masalah yang ada, mari kita selesaikan secara musyawarah dan tentunya sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya.*

Laporan oleh: Ari Kurniansyah