Partai Perkasa Tak Ada Kaitan dengan Rachmawati Soekarnoputri

FORUM Keadilan – Terkait perubahan nama Partai Pelopor menjadi Partai Pergerakan Kebangkitan Desa (Perkasa), Didi Soekarno, anak pendiri partai Pelopor, Rachmawati Soekarnoputri menegaskan jika mendiang ibunya tak ikut campur dengan perubahan nama itu.

“Ibu saya memang pendiri Partai Pelopor yang wafat pada 3 Juli 2021 sehingga tidak lagi relevan dihubungkan dengan Kongres Partai Pelopor yang diadakan pada 9 Oktober 2021 yang antara lain mengubah nama Partai Pelopor menjadi Partai Perkasa serta Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai lainnya,” kata Didi dalam keterangan tertulisnya.

Pria yang kini menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu menyebut, Partai Perkasa bukan sarana serta prasarana perjuangan Bung Karno dan Rachmawati Soekarnoputri. Perubahan nama partai itu pun keinginan pengurus, bukan keinginan Rachmawati.

Didi menyampaikan ibunya berjuang di politik untuk meneruskan gagasan Bung Karno. Rachmawati, ucapnya, mengamalkan amanat alinea keempat UUD 1945 dalam perjuangan politiknya.

“Pernyataan yang menyatakan bahwa seolah-olah ada perjuangan Bung Karno dengan ajaran-ajarannya dan ada perjuangan Rachmawati Soekarnoputri dengan ajaran-ajarannya yang berbeda dengan Bung Karno adalah tidak benar,” tuturnya.

Sebelumnya, Partai Perkasa yang dipimpin Ketua Umum Eko Suryo Santjojo disahkan lewat surat keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Partai itu awalnya bernama Partai Pelopor.

Partai Pelopor didirikan pada 2002. Rachmawati berperan sebagai pendiri partai. Partai politik tersebut pernah mengikuti pemilu pada 2004 dan 2009 meski gagal menembus parlemen.

Usai berganti nama menjadi Partai Perkasa, sejumlah pengurus kembali membawa-bawa nama mendiang Rachmawati. Majelis Tinggi Partai Perkasa, Bony Z. Minang menyebut perubahan nama partai merupakan kehendak Rachmawati.

“Kan Bu Rachmawati udah berpulang. Ya ini adalah karena pemikiran beliau juga ke sana untuk kepentingan secara nasional. Menyejahterakan, mengangkat kebangkitan ekonomi desa,” ucap Bony kepada wartawan, Kamis (6/1) lalu.

spot_img

Berita Terkait

Berita Lainnnya

Danrem: Penanganan Papua Berubah...

Indah Cleo DJ Terpopuler...

Dua Orang Tewas Akibat...

ICJR: 404 Terpidana Mati...

Kunker Ketua MPR ke...

Inter Milan Boyong Bek...

Warga Yordania Pukul Petugas...

Laporan Pedagang Bone Bolango...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Berita Terkini

spot_img