Hingga Hari Ini, Uang Denda Prokes di Denpasar Capai Rp12,4 Juta

FORUM Keadilan – Menekan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) masyarakat, Tim Yustisi Kota Denpasar lebih meningkatkan razia sekaligus sosialisasi bahaya penularan Covid-19. Pasalnya, semua desa/kelurahan yang ada di Kota Denpasar sudah zona hijau.

”Perpanjangan PPKM Level 2 dari 16-25 November ini masyarakat betul-betul lengah sehingga pelanggaran prokes terus meningkat. Kita harus gencar dan lebih meningkatkan sosialisasi agar masyarakat tidak mengabaikan prokes selama pandemi Covid-19 masih berlangsung,’’ kata Kasatpol PP Kota Denpasar yang juga Ketua Tim Yustisi Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga di sela-sela razia prokes di Jl. Gunung Agung-Jl. Gunung Sanghyang-Jl. Tangkuban Perahu, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat, Kamis (25/11/2021).

Dalam razia prokes selama sembilan hari telah menjaring 294 warga, yakni 124 orang tanpa masker dan 170 salah memakai masker hanya diberi peringatan. Dari 124 warga tanpa masker tersebut sudah terkumpul uang denda prokes sebesar Rp12,4 juta. Masyarakat yang terjaring razia banyak alasan sehingga apa yang disampaikan tidak masuk akal dan membewa masker tali ditaruh dikantong baju.

”Walaupun kita dibuli selama razia prokes tidak apa-apa. Apa yang dilakukan bersama tim demi kebaikan dan kesehatan masyarakat,’’ ujar Anom Sayoga.

Razia prokes selama pandemi Covid-19 masih menjadi kewajiban Pemerintah Kota Denpasar melalui Satpol PP. Jika masyarakat tidak mau ditegur Satpol PP, harus menaati dan disiplin prokes.

”Kalau kita kasi tahu mau mengikuti aturan yang ada, tidak perlu ditegur dan didenda. Ada masyarakat melihat razia prokes sengaja tidak memakai masker. Pelanggaran prokes yang dilakukan seakan-akan menantang petugas,’’ jelasnya.

Mengantisipasi adanya penularan virus corona varian baru gelombang ketiga, Anom Sayoga minta, masyarakat harus disiplin mengikuti 5M yakni memncucui tangan, memakai masker, mengatur jarak, menghindari kermunan dan mengurangi mobilitas. Mengingat kasus positif Covid-19 di Kota  Denpasar sudah turun dan melandai.

”Jangan gara-gara satu orang membendel tidak mau mematuhi prokes merepotkan banyak orang. Apalagi virus corona ada disekeliling kita sehingga tetap waspada,’’ ucapnya.

spot_img

Berita Terkait

Berita Lainnnya

Vaksinasi di Kapuas Berhadiah...

Aktivitas Menwa UPN Veteran...

Tersangka Kasus Rekaman Video...

Warga Rentan Sosial Yogyakarta...

Kasus positif Covid-19 tersisa...

Menhan Luncurkan KCR Kelima...

Wagub Jabar Kutuk Pelaku...

Bupati Ciamis Apresiasi Tenaga...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Berita Terkini

spot_img