KPK Tahan Wali Kota Ambon Atas Kasus Suap Izin Retail

FORUM Keadilan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penahanan terhadap Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy atas kasus dugaan suap pemberian izin prinsip pembangunan retail di Kota Ambon pada tahun 2000.

Sebelumnya, Richard dijemput paksa oleh tim penyidik KPK karena membuat alasan sedang sakit. “Lalu ketika tim melakukan pemantauan yang bersangkutan dalam keadaan sehat walafiat dan layak untuk diperiksa. Tim pun membawa RL ke Gedung Merah Putih KPK guna dilakukan pemeriksaan,” ujar Ketua KPK Firli Bahuri saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (13/5/2022) malam.

Usai melakukan pemeriksaan, Firli menyebutkan, penyidik pun memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Richard di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Baca Juga

“Tim penyidik melakukan upaya paksa penahanan terhadap tersangka masing-masing selama 20 hari pertama terhitung 13 Mie sampai 1 Juni 2022,” tutur Firli.

Selain Richard, Firli juga menyebutkan, pihaknya juga menahan Staf Tata Usaha Pimpinan pada Pemkot Ambon Andrew Erin Hehanussa yang ditahan di Rutan C1.

Firli juga menyebutkan agar satu tersangka yakni pegawai Alfamidi bernama Amri bersikap kooperatif untuk memenuhi panggilan. “KPK menghimbau agar tersangka AR kooperatif hadir memenuhi panggilan Tim Penyidik dan surat panggilan akan segera dikirimkan,” jelasnya.

Penulis: Bisma Rizal

spot_img

Berita Terkait

Berita Lainnya

Sumbang Satu Emas, Tim...

Jokowi: Ini Buat Tambahan...

Berkas Dea OnlyFans Dilimpahkan...

Gala Dinner Dengan Miyabi...

4 Aplikasi Sadap WhatsApp...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Berita Terkini

spot_img