Ditinggal Hingga Jutaan Follower, Deddy Corbuzier Minta Maaf

FORUM Keadilan – Deddy Corbuzier menyampai permintaan maaf atas unggahan video di chanel Youtube nya yang mengundang pasangan gay Ragil Mahardika dan Frederick Vollert sebagai bintang tamu podcastnya.

“Seperti biasa ketika gaduh di sosmed.. Saya minta maaf. Kebetulan masih dalam suasana bulan Syawal,” tulisnya Deddy Corbuzier di Instagram.

Deddy menegaskan, dirinya tidaklah mendukung kegiatan Lesbi, Gay dan Biseksual serta Transgender (LGBT) sebagai hal yang biasa saja namun ia melihat bahwa para penderita LGBT adalah manusia.

Baca Juga

“Sejak awal saya bilang tidak mendukung kegiatan LGBT. Saya hanya melihat mereka sebagai manusia. Hanya membuka fakta bahwa mereka ada di sekitar kita dan saya PRIBADI merasa tidak berhak men-judge mereka,” lanjutnya.

Dirinya juga menyertakan video ketika berbincang dengan guru spiritualnya Gus Miftah atas LGBT dalam kaidah Islam.

Karena kegaduhan tersebut, Deddy berserta krunya pun menurunkan video podcast tersebut. Sebagaimana, video yang telah ditonton hingga 5 juta kali di hari kedua pengupload an sudah tidak ada di channel YouTube miliknya.

“I’m taking down the video. But I still believe they are human. Hope they will find a better way. Sorry for all,” tutupnya.

Deddy Corbuzier Ditinggal 11 Juta Pengikut

Sementara itu, jumlah pengikut Deddy Corbuzier baik di Youtube dan Instagram mengalami pengurangan. Berdasarkan pantauan pada Selasa (10/5/2022), akun Instagram Deddy dengan nama @mastercorbuzier dikuti 11 juta follower dengan angka sebelum masalah itu mencuat adalah 20 juta followers.

Lalu untuk chanel Youtube, awalnya jumlah subscriber presenter tersebut mencapai 18,8 juta dan sekarang hanya diikuti oleh 18,6 juta subscriber.

Sejak Senin (9/5/2022) kemarin, tagar Unsubscribe Podcast Corbuzier (#UnsubscribePodcastCorbuzier) menjadi trending topic di Twitter Indonesia dengan lebih dari 12 ribu tweets.

Rata-rata nitizen menilai video podcast Deddy Corbuzier dengan judul ‘Tutorial Jadi G4y di Indo!! Pindah ke Jerman Ragil dan Fred’ sebagai tema yang tak pantas ditayangkan di Indonesia yang memiliki norma-norma agama dan sosial yang kental dengan norma ketimuran.

“Homo seksual, lesbian, bukanlah suatu takdir bagi seseorang, melainkan hanyalah penyakit yang harus diobati. Hilangkan sifat gampang kagum terhadap sesuatu yg merusak,” tulis seorang warganet.

“Dari awal emang ga pernah subscribe sih, and i’m proud of it ,” tulis salah seorang netizen.

“Indonesia negara yang penuh toleransi namun menolak penyimpangan,” timpal nitizen yang lain.

Penulis: Bisma Rizal

spot_img

Berita Terkait

Berita Lainnya

Sumbang Satu Emas, Tim...

Jokowi: Ini Buat Tambahan...

Berkas Dea OnlyFans Dilimpahkan...

Gala Dinner Dengan Miyabi...

4 Aplikasi Sadap WhatsApp...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Berita Terkini

spot_img