Waduh, Cadangan Devisa RI Anjlok Buat Bayar Utang

FORUM Keadilan – Cadangan devisa anjlok 2,87 persen dari 139 miliar dolar AS atau Rp2.029 triliun menjadi 135 miliar dolar AS atau Rp1.971 triliun. Hal itu sesuai dengan catatan Bank Indonesia pada April 2022.

Penurunan ini terjadi karena adanya kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah yang meningkat. Serta kebutulah atas likuiditas valuta asing (valas)  yang meningkat seiring perkembangan aktivitas perekonomian.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Menurun pada Triwulan IV 2021

Baca Juga

Namun demikian menurut Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono, posisi ini masih aman. Karena milai itu masih setara dengan enam bulan pembiayaan impor. Yaitu,  sebagaimana standar kecukupan internasional adalah setara pembiayaan tiga bulan impor.

”Cadangan devisa ini setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah,” ujar Erwin, Jumat (13/5/2022). Sehingga, kata Erwin, cadangan devisa ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.

”Candanga devisa ini pun masih memadai terutama dukungan stabilitas dan prospek ekonomi atas berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Penulis: Bisma Rizal

spot_img

Berita Terkait

Berita Lainnya

Sumbang Satu Emas, Tim...

Jokowi: Ini Buat Tambahan...

Berkas Dea OnlyFans Dilimpahkan...

Gala Dinner Dengan Miyabi...

4 Aplikasi Sadap WhatsApp...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Berita Terkini

spot_img