Rabu, 08 April 2026
Menu

Kemenhaj Pastikan Rute Haji Belum Berubah dan Kenaikan Biaya Tak Bebani Jemaah

Redaksi
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8/4/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8/4/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa rute perjalanan ibadah haji tahun ini masih belum mengalami perubahan di tengah konflik antara Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran. Ia memastikan keberangkatan jemaah pada 22 April tetap menggunakan jalur yang telah direncanakan sebelumnya.

“Tanggal 21 April masuk asrama haji, tanggal 22 berangkat. Sementara masih rute awal,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8/4/2026.

Selain tidak ada perubahan rute perjalanan, Gus Irfan juga mengatakan, kenaikan biaya penerbangan untuk ibadah haji tidak akan dibebankan kepada jemaah, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Memang permintaan Presiden, apa pun yang terjadi, kalau toh nanti harus ada penyesuaian harga, terutama terkait dengan biaya penerbangan, kita upayakan tidak dibebankan kepada jemaah kita,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah saat ini tengah mencari berbagai sumber pembiayaan untuk menutup kenaikan biaya tersebut. Opsi yang dipertimbangkan antara lain, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun dana dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) ataupun lainnya.

“Kita sudah mencoba mencari peluang-peluang, kemungkinan-kemungkinan dari mana sumbernya. Nanti setelah rapat kabinet akan dipastikan,” katanya.

Lebih lanjut, Irfan juga membantah adanya skema subsidi silang, yakni pembebanan biaya kepada jemaah haji tahun berikutnya untuk menutup kekurangan saat ini.

“Saya kira tidak. Kalau artinya biaya sekarang dibebankan ke jemaah tahun depan, saya kira tidak. Masih sedang digodok, nanti akan diputuskan,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari