Rabu, 15 April 2026
Menu

Disaksikan Prabowo, Kejagung Serahkan Uang Rp11 Triliun untuk Kas Negara

Redaksi
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat menyerahkan uang di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Kejaksaan RI, Jumat, 10/4/2026 | YouTube Kejaksaan RI
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat menyerahkan uang di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Kejaksaan RI, Jumat, 10/4/2026 | YouTube Kejaksaan RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan uang sebesar Rp11.420.140.815.858 (triliun) untuk ke kas negara. Penyerahan tersebut diberikan secara langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Adapun penyerahan tersebut diberikan dalam kegiatan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara serta Penguasaan Kembali Kawasan Hutan Tahap ke-VI di Gedung Kejagung, Jumat, 10/4/2026.

“Pada hari ini sebagai wujud transparansi kinerja kepada publik, kami akan menyerahkan uang total sebesar Rp11.420.140.815.858 ke kas negara,” kata Jaksa Agung ST Burhanuddin di hadapan Prabowo.

Adapun rincian uang Rp11 triliun itu terdiri dari penagihan denda administratif di bidang kehutanan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) senilai Rp7.230.036.440.742. Selain itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp1,9 triliun.

“Kedua, adalah hasil penerimaan negara bukan pajak atau PNBP yang merupakan penyelamatan keuangan negara atas penanganan tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Republik Indonesia, Januari sampai Maret, senilai Rp1.967.867.840.912,” tambahnya.

Selain itu, ialah penerimaan pajak sejak Januari hingga April sebesar Rp967.779.890.000; pendapatan negara melalui penyebaran pajak Agrinas Palma sebesar Rp180.574.134.443.

Penerimaan lainnya berasal dari PNBP yang berasal dari denda lingkungan hidup sebesar Rp1.145.847.307.471.

Adapun acara penyerahan uang tersebut selain dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, juga turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri, dan juga Panglima TNI.*

Laporan oleh: Syahrul Baihaqi