Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus Digelar di Dua Tempat, Jokowi Ungkap Alasan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers setelah meninjau Posyandu RPTRA Taman Sawo Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 11/6/2024. | YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers setelah meninjau Posyandu RPTRA Taman Sawo Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 11/6/2024. | YouTube Sekretariat Presiden

FORUM KEADILAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan alasan Upacara Hari Kemerdekaan 17 Agustus dilakukan di dua tempat tahun ini.

Diketahui, upacara akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dan juga Jakarta.

Bacaan Lainnya

Jokowi mengungkapkan alasan utamanya adalah harus ada transisi yang kelihatan mengenai perpindahan ibu kota. Perjalanan perpindahan ibu kota menurutnya harus terlihat secara simbolis.

“Ini kan masa transisi, dari Jakarta menuju IKN Nusantara, sehingga ada perjalanan menuju pindahnya harus kelihatan, jadi di sini tetap dilakukan di sana dilakukan,” ungkap Jokowi ditemui di Posyandu RPTRA Taman Sawo Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 11/6/2024.

Menurut Jokowi, tahun depan ketika Keputusan Presiden (Keppres) soal perpindahan ibu kota sudah diteken dan dirilis semua upacara akan dilakukan di IKN.

“Tahun depan kalau sudah ada Keputusan Presiden mengenai perpindahan, baru nanti di IKN sana. Termasuk juga urusan mobilisasi, transportasi, akomodasi itu juga sudah,” jelasnya.

Saat ditanyakan apakah tamu penting, termasuk Presiden-presiden terdahulu akan diundang ke IKN, Jokowi mengatakan bahwa semuanya akan diundang.

“Semuanya diundang ke IKN,” jawabnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Presiden Jokowi dan Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto akan melaksanakan upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia 17 Agustus di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di sisi lain, Wakil Presiden (Wapres) terpilih Gibran Rakabuming Raka akan upacara di tempat terpisah, karena pemerintah berencana menggelar dua upacara pada tahun ini.

“Sebagian di IKN, sebagian di sini. Pak Presiden yang mimpin (di IKN), Pak Wapres yang (mimpin di Jakarta),” ujar Menko PMK Muhadjir Effendy di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 10/6/2024.

“Nanti Pak Wapres Terpilih akan mendampingi Wapres (Ma’ruf Amin), sedangkan Presiden Terpilih akan mendampingi Presiden,” pungkasnya.*