5 Tips Mengurangi Kerontokan Rambut

Ilustrasi rambut rontok
Ilustrasi rambut rontok | ist

FORUM KEADILANRambut rontok adalah masalah umum yang dapat memengaruhi siapa saja, baik pria maupun wanita.

Berbagai faktor dapat menyebabkan rambut rontok, termasuk genetika, kebiasaan perawatan rambut yang tidak tepat, dan kondisi kesehatan tertentu.

Bacaan Lainnya

Biasanya, sekitar 50 hingga 100 helai rambut rontok setiap hari. Jika jumlahnya banyak dan terus-menerus, berarti Anda  mengalami kerontokan rambut yang parah dan harus mendapat perawatan yang tepat untuk mencegah kebotakan.

Berikut lima tips yang dapat membantu Anda mengurangi kerontokan rambut.

1. Jangan Keramas Setiap Hari

Terlalu sering keramas dapat menghilangkan minyak alami yang melindungi rambut, menyebabkan rambut rusak, kering, serta meningkatkan risiko rambut rapuh dan rontok.

2. Hindari Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Mengikat rambut terlalu kencang dapat memberikan tekanan berlebih pada akar rambut.

Akar rambut merupakan area yang sangat sensitif, dan tekanan yang terus-menerus dapat merusak folikel rambut serta memicu kerontokan.

3. Gunakan Sisir Bergigi Jarang

Sisir bergigi jarang umumnya lebih lembut pada rambut daripada sisir dengan gigi rapat. Hal ini membantu meminimalkan kerusakan pada batang rambut, mengurangi risiko patah, dan mengurangi rambut rontok.

4. Konsumsi Makanan Bernutrisi

Mengonsumsi makanan bernutrisi dapat berperan penting dalam mengurangi kerontokan rambut.

Nutrisi yang mencukupi memberikan dukungan esensial untuk kesehatan rambut, termasuk pertumbuhan yang baik dan pencegahan kerontokan.

Anda dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B3, protein, dan antioksidan.

5. Gunakan Produk Hair Care Khusus Kerontokan

Telah banyak berbagai produk hair care yang dirancang khusus untuk masalah rambut rontok. Namun, Anda harus selektif dalam memilih produk perawatan untuk rambutmu.

Pilih produk dari bahan alami dan mengandung vitamin, pastikan sudah berizin BPOM, dan jangan lupa membaca honest review sebelum membeli produk tersebut.*

Laporan Rini Haryani