Komnas HAM Soroti Kematian Puluhan Petugas Pemilu: Berpotensi Timbulkan Pelanggaran HAM

Petugas KPPS Pemilu 2024. | Charlie Adolf Lumban Tobing/Forum Keadilan
Petugas KPPS Pemilu 2024. | Charlie Adolf Lumban Tobing/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan bahwa kematian puluhan petugas Pemilu yang bisa berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).

Hal ini disampaikan oleh Komisioner Komnas HAM Pramono Ubaid Tanthowi yang menyebut kematian para petugas Pemilu ini dinilai sebagai kelalaian negara atas tanggung jawab kesehatan dalam penyelenggaraan Pemilu.

Bacaan Lainnya

“Kelalaian dan penyelenggarapEM pemilu dalam memastikan hak kesehatan dan hak hidup petugas pemilu berpotensi menimbulkan pelanggaran terhadap HAM,” ujar Pramono dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 21/2/2024.

Komnas HAM memberikan rekomendasi agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu Umum memitigasi kematian dan sakit dari petugas Pemilu.

Cara ini dilakukan dengan memberikan keleluasaan petugas untuk dapat beristirahat dan mengimbau agar petugas tidak langsung melakukan aktivitas-aktivitas berat.

“Kami juga mendorong agar terhadap petugas pemilu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, baik oleh tenaga kesehatan dari RSUD atau Puskesmas,” tuturnya.

Komnas HAM menegaskan agar negara hadir dan juga bertanggung jawab memastikan seluruh petugas Pemilu mendapat akses pemenuhan hak kesehatan dan hak hidup yang layak bagi kemanusiaan.

“Negara dan penyelenggara pemilu juga harus memastikan bahwa keluarga dan/atau ahli waris petugas pemilu yang meninggal dunia harus mendapat hak-hak dasar yang menjadi hak mereka,” tegasnya.

Diketahui, berdasarkan dari data KPU, kasus kematian tertinggi berada di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim) dengan masing-masing provinsi ada 7 orang meninggal.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menerima laporan sebanyak 27 kasus kematian anggota KPPS di periode 10-15 Februari 2024.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan penyebab kematian anggota KPPS ini mayoritas diakibatkan oleh penyakit jantung dengan 9 kasus.

Lalu, sebanyak 8 kasus berstatus death on arrival atau masih dikonfirmasi untuk penyebabnya dan penyebab kematian lainnya tercatat seperti septic shock tanpa komorbid, Acute Respiratory Distress Syndrome, dan hipertensi.*