Janji Prabowo-Gibran: Perketat Masuknya Tenaga Kerja Asing

Bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di hadapan para pendukung dan relawan di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 25/10/2023 | Syahrul Baihaqi/Forum Keadilan
Bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di hadapan para pendukung dan relawan di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 25/10/2023 | Syahrul Baihaqi/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sudah memberikan janji-janjinya jika terpilih kelak.

Keduanya berjanji akan memperketat masuknya tenaga kerja asing (TKA).

Bacaan Lainnya

Gagasan itu dituangkan dalam satu dari delapan misi ‘Asta Cita’ Prabowo-Gibran.

“Memperketat masuknya tenaga kerja asing,” dikutip dari dokumen visi, misi, dan program.

Prabowo-Gibran bakal membentuk Satgas Pengawasan TKA untuk melindungi tenaga kerja dalam negeri.

Keduanya juga berjanji menciptakan lapangan pekerjaan terutama untuk tenaga kerja lokal demi mengurangi tingkat pengangguran.

Selain itu, Prabowo-Gibran juga mendorong perusahaan untuk menempatkan angkatan kerja berusia 18-24 tahun sebagai karyawan tetap.

“Melalui subsidi premi asuransi untuk pekerja selama 12 bulan,” tulis mereka.

Sebelumnya, Prabowo-Gibran telah resmi mendaftar ke KPU sebagai bakal capres dan cawapres pada Rabu, 25/10/2023 lalu.

Mereka diusung Koalisi Indonesia Maju yang beranggotakan Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, Gelora, PBB, Garuda, Prima, dan PSI.*