PPATK Blokir Seribu Lebih Rekening Terkait Judi Online

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam konferensi pers PPAT, Kamis, 28/12/2022. | Ist

FORUM KEADILAN – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah melakukan pemblokiran terhadap seribuan lebih rekening terkait judi online (judol) di Indonesia sepanjang 2023.

“PPATK sudah memblokir lebih dari 1.000 rekening terkait dengan judol ini,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada wartawan, dikutip, Sabtu, 30/9/2023.

Bacaan Lainnya

Ivan menjelaskan bahwa transaksi judi online terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, termasuk tahun ini.

“Dari sisi transaksi (judi online), iya (peningkatannya signifikan setiap tahun),” tambahnya.

Sebelumnya, PPATK telah secara rutin memantau transaksi judi online di Indonesia. Diketahui bahwa nilai total transaksi judi online sejak awal 2023 hingga saat ini telah mencapai lebih dari Rp200 triliun.

“Apabila nilai transaksi diakumulasikan akan mencapai lebih dari Rp 200 triliun tahun 2023 sampai dengan saat ini saja,” ujar Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, saat dihubungi wartawan, Rabu, 27/9.

Ivan juga menegaskan bahwa saat ini PPATK tengah aktif menganalisis lebih dari 159 juta transaksi terkait judi online, dengan nilai total transaksi mencapai lebih dari Rp160 triliun.*