Kejagung Dalami Dugaan Keterlibatan Menpora Dito di Kasus Proyek BTS 4G

Dito Ariotedjo. | Web Partai Golkar
Dito Ariotedjo. | Web Partai Golkar

FORUM KEADILAN – Kejaksaan Agung (Kejagung) kini tengah mendalami dugaan keterlibatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dalam kasus korupsi proyek BTS 4G Kominfo Tahun 2020-2022.

Hal tersebut merespons pernyataan terdakwa Irwan Hermawan yang menyebut dirinya memberikan uang Rp27 miliar kepada Dito.

Bacaan Lainnya

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan penyidik saat ini tengah mendalami informasi yang disampaikan oleh Irwan.

“Kita memonitor dan mencermati terus hasil pemeriksaan di persidangan,” jelasnya.

Namun, ia enggan menjawab ketika disinggung akan melakukan pemanggilan terhadap Dito atau tidak.

“(Rencana pemanggilan) kita jadikan bahan masukan ke penyidik,” jelasnya.

Sebelumnya, Komisaris PT Solitech Media Sinergy yang sekaligus kasus terdakwa kasus korupsi proyek BTS 4G Kominfo, Irwan Hermawan yang menyebut ada aliran dana Rp27 miliar kepada Dito Ariotedjo untuk pengamanan kasus tersebut.

Hal itu diungkapkan Irwan ketika Ketua Majelis Hakim, Fahzal Hendri, mencecarnya soal pengeluaran dana yang coba dilakukan untuk menutupi kasus dugaan korupsi yang saat itu masih dalam proses penyidikan di Kejagung RI.

Dito diduga pihak terakhir yang diberikan uang puluhan miliaran Rupiah dalam rangka pengaman kasus tersebut.

Irwan mengungkapkan, uang puluhan miliar itu dititipkan melalui seseorang bernama Resi dan Windi untuk diberikan ke Dito.

Terkait kasus ini, sebelumnya Kejagung RI juga telah mendalami dugaan adanya aliran uang dalam kasus korupsi penyediaan infrastruktur menara BTS 4G melalui pemeriksaan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo pada 3 Juli 2023.

Dito Ariotedjo sendiri telah membantah dugaan bahwa dirinya pernah menerima uang dari salah seorang tersangka kasus proyek BTS 4G.

Ia mengaku tidak mengenal Irwan Hermawan.*