Polisi Tangguhkan Penahanan Sopir dan Kernet Bus Guci Tegal

Sopir bus Guci Tegal
Sopir bus Guci Tegal

FORUM KEADILAN – Penangguhan penahanan dari sopir dan kernet bus Guci Tegal dikabulkan oleh Polres Tegal.

Sebelumnya diketahui keduanya ditetapkan menjadi tersangka.

Bacaan Lainnya

Ahmad Sholeh, tim kuasa hukum Hotman 911 mengonfirmasi penangguhan penahanan kliennya pada Selasa, 23/5/2023.

“Iya, sudah dikabulkan dan sudah keluar ini dari tahanan. Proses pengajuan dari hari Kamis kemarin,” ujar Ahmad Sholeh.

Namun, sopir dan kernet masih harus mendapat pendampingan hukum sampai kasus tersebut masuk ke meja persidangan.

Kedua tersangka juga masih harus menjalani wajib lapor untuk kasus kecelakaan bus Guci Tegal.

“Masih tetap wajib lapor sambil menunggu proses,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang berbeda, Hotman Paris membenarkan penahanan sopir dan kernet tersebut.

“Iya, sudah dikabulkan penangguhan penahanannya oleh Polres Tegal,” ujarnya.

Sopir dan kernet kini sudah kembali menuju kediamannya masing-masing di Kabupaten Tangerang.

Diketahui, pengacara Hotman Paris memang membela sopir dan kernet bus Guci Tegal dengan alasan polisi terlalu cepat memutuskan keduanya menjadi tersangka.

Pendapat tersebut merujuk dari penjelasan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang memeriksa bus dan rem tangan dalam kondisi aktif dan terkunci.

Penjelasan dikuatkan dengan hasil penyelidikan dari ban bagian belakang yang masih mengunci saat bangkai bus dievakuasi.

Hotman juga menyebut polisi belum mempunyai cukup bukti kuat untuk menetapkan keduanya sebagai tersangka.*