Harta Andhi Pramono Tak Kalah Fantastis dengan Rafael Trisambodo

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono
Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono | ist

FORUM KEADILANHarta kekayaan tak wajar mantan Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Andhi Pramono tak kalah fantastis dibanding harta milik mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.

Ketua Kelompok Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), M. Natsir Kongah menyampaikan hal tersebut kepada Forum Keadilan, Selasa, 16/5/2023.

Bacaan Lainnya

“Seberapa besar, kami tidak boleh menyampaikan detailnya karena sudah menjadi bagian dari proses penyidikan di KPK. Tapi lumayan besar,” tutur Natsir menjawab komparasi kekayaan Andhi Pramono versus Rafael Alun Trisambodo.

Ihwal pola transaksi keuangan tak wajar Andhi Pramono, Natsir menyebut bahwa bukti-bukti tersebut sudah dikantongi penyidik untuk selanjutnya menjadi kewenangan KPK menindaklanjuti dugaan tindak pidananya.

“Intinya, besaran nominal, pola transaksi, maupun para pihak yang menjadi bagian transaksi mencurigakan, datanya sudah diserahkan ke KPK,” jelas Natsir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan akan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus gratifikasi yang diduga dilakukan tersangka Andhi Pramono, mantan Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Sulawesi Selatan.

Lembaga anti rasuah tersebut dalam waktu dekat akan mengumumkan ke publik terkait materi penyidikan dan konstruksi hukum dalam perkara dugaan gratifikasi tersangka Andhi Pramono.

Kepastian itu disampaikan Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri kepada Forum Keadilan, Selasa, 16/5/2023.

“Tidak akan terlalu lama. Untuk perkara ini, kami pastikan semua mekanisme penyidikannya berpedoman pada aturan hukum,” Kata Ali.

Dijelaskan Ali, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan terkait sejumlah saksi yang berkaitan dengan materi perkara. Disamping itu juga melakukan penggeledehan di beberapa tempat.

Hanya saja Ali enggan menyebutkan lebih jauh identitas para saksi dimaksud.

“Materi penyidikan akan disampaikan nanti pada waktunya. Kemudian, konstruksi lengkap dugaan penerimaan gratifikasinya maupun uraian lengkap dari pasal yang disangkakan,” tutur Ali.

KPK telah meningkatkan status penyelidikan dugaan gratifikasi yang dilakukan Andhi Pramono ke tahap penyidikan, dana ditindaklanjuti dengan menetapkan status tersangka terhadap yang bersangkutan.* (Tim FORUM KEADILAN)