Usai Dua Kali Ditolak, Pihak AG Laporkan Mario Dandy Atas Dugaan Pencabulan

Mario Dandy Satriyo bersama pacarnya, remaja berusia 15 tahun berinisial AG. | ist
Mario Dandy Satriyo bersama pacarnya, remaja berusia 15 tahun berinisial AG. | ist

FORUM KEADILAN – Pihak AG (15) melaporkan dugaan pencabulan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (20).

Alasannya, pihak AG baru mendapatkan fakta soal perbuatan tersebut di persidangan.

Bacaan Lainnya

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum AG, Mangatta Toding Allo saat ditanya alasan baru melaporkan dugaan pencabulan tersebut usai kliennya diputuskan bersalah.

“Kami kemarin fokus persidangan, dan kami baru mendapatkan ini fakta persidangan saat sudah ada putusan,” ujar Mangatta pada Senin, 8/5/2023.

Dalam laporannya, Mangatta turut melampirkan putusan persidangan yang memuat fakta adanya pencabulan yang dilakukan Mario.

Laporan terhadap Mario Dandy diterima oleh Polda Metro Jaya pada 8 Mei 2023.

Laporan teregistrasi dengan nomor LP/B/2445/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.

Mangatta memastikan bahwa hanya Mario Dandy yang dilaporkan berkait pencabulan terhadap AG.

Mario Dandy dilaporkan dengan Pasal 76 D juncto Pasal 81, dan atau Pasal 76 E juncto Pasal 82 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak.

Sebelumnya, Mangatta juga telah melaporkan Mario atas tindakan pencabulan yang dilakukan pada kliennya.

Namun, laporan tersebut dua kali ditolak dengan berbagai alasan.

Laporan pertama dilakukan pada Selasa, 2 Mei 2023 dan ditolak dengan alasan laporan itu harus dilakukan oleh orang tua atau wali.

Laporan kedua diajukan sehari kemudian, yakni Rabu, 3 Mei 2023 dan kali ini Mangatta membawa seorang wali dari pihak keluarga AG.

Namun, Polda Metro Jaya kembali menolak pembuatan laporan dengan alasan perlu adanya bukti visum.

Selain itu, petugas SPKT juga berdalih harus menunggu atasannya kembali ke tempat karena pelapor saat ini berada dalam masa penahanan.

“Karena pelapor sedang berada di tempat penahanan, maka petugas piket SPKT Polda Metro Jaya perlu menunggu atasannya dari tugas pada Senin tanggal 8 Mei 2023 untuk melakukan laporan polisi kembali terhadap Mario,” ungkap Mangatta.*