Transaksi Rp800 Juta di Rekening Penembak Kantor MUI Dinilai Janggal oleh PPATK

Kantor MUI pusat dijaga ketat pasca insiden penembakan. | ist
Kantor MUI pusat dijaga ketat pasca insiden penembakan. | ist

FORUM KEADILAN – Berdasarkan laporan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) terdapat mutasi Rp800 juta di rekening pelaku penembakan kantor MUI pusat.

Humas PPATK, M Natsir Kongah menyebut mutasi tersebut sudah ada dari tahun 2021 kemarin.

Bacaan Lainnya

“Sejak tahun 2021 ada Rp800 juta mutasi di rekening yang bersangkutan,” saat dikonfirmasi Forum Keadilan, Kamis, 4/5/2023.

Ia menyebut, angka tersebut dinilai janggal dengan latar belakang pelaku yang hanya seorang petani biasa.

Saat ditanya mengenai sosok yang mengirimkan dana hingga Rp800 juta tersebut, M Natsir Kongah enggan membeberkannya.

“Hasilnya lebih lanjutnya kami sampaikan kepada penyidik,” sambungnya.

Ketua PPATK, Ivan Yustiavandana juga mengatakan hingga kini pihaknya masih terus melakukan analisis dan mengumpulkan data terkait mutasi keuangan tersebut.

“Masih dalam proses analisis saat ini,” katanya.

Sebelumnya, terjadi penembakan di kantor MUI Pusat pada Selasa (2/5) siang.

Pelaku penembakan, Mustopa tewas usai sempat pingsan setelah melakukan penembakan.

Hal janggal juga ditemukan di rekening pelaku penembakan.

Di rekening Mustopa terdapat mutasi sebesar Rp800 juta, hingga kini kasus penembakan tersebut masih ditangani oleh kepolisian.*

 

LaporanĀ Merinda Faradianti