Profil Pejabat Pajak yang Diduga Ayah Penganiaya Anak GP Ansor, Punya Harta Rp56,1 M

Mario Dandy Satrio
Mario Dandy Satrio/Ist

FORUM KEADILAN – Anak pejabat pajak Mario Dandy Satrio (MDS) tengah ramai diperbincangkan. Hal tersebut karena dia telah melakukan penganiayaan terhadap anak GP Ansor Jonathan Latumahina bernama David.

Santer disebut bahwa ayah dari Mario adalah Rafael Alun Trisambodo. Lalu siapa dia?

Bacaan Lainnya

Rafael Alun Trisambodo saat ini menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Selatan II. Rafael tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon III di DJP.

Dari website resmi DJP, sebelum menduduki jabatan saat ini, Rafael pernah menjadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing (PMS) Dua, Jakarta Selatan.

Rafael juga pernah menjadi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sementara itu, menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, kekayaan Rafael mencapai Rp56,1 miliar per 2022.

Harta Rafael paling banyak berupa tanah dan bangunan di berbagai daerah.

Tanah dan bangunan Rafael yang memiliki nilai paling besar berada di Jakarta Barat, yakni berupa tanah seluas 766 meter persegi, dengan luas bangunan 599 meter persegi. Harta ini senilai dengan Rp21,91 miliar.

Kemudian diikuti dengan tanah seluas 324 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp13,55 miliar.

Ada 11 daftar tanah dan bangunan yang didaftarkan, empat di antaranya hanya berbentuk tanah. Sementara sisanya terdapat bangunan di atas tanah tersebut.

Rafael juga mempunyai harta bergerak lainnya sebanyak Rp420 juta, surat berharga Rp1,55 miliar, kas dan setara kas Rp1,3 miliar, hingga harta lainnya Rp419 juta.

Lalu aset lainnya adalah dua mobil yaitu Toyota Camry Sedan dan Toyota Kijang.

Menariknya, motor gede Harley Davidson dan mobil Jeep Rubicon yang dipakai Mario tak masuk dalam harta yang dilaporkan di LHKPN.*