149 Kilogram Sabu Disita dari Pengedar Jaringan Malaysia-Aceh

Bareskrim Polri
Bareskrim Polri menangkap enam tersangka pengedar narkotika jaringan Malaysia-Aceh. | ist

FORUM KEADILAN – Sebanyak 149 kilogram barang bukti berupa sabu-sabu disita oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri dari enam tersangka pengedar narkotika jaringan Malaysia-Aceh.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno H Siregar mengatakan, keenam tersangka yaitu Burhanuddin (44), Mustakim (20), Jufri Ismail (51), Zulkarnaini (34), Yusda (45), Tarmizi (36).

Bacaan Lainnya

Krisno memaparkan, pengungkapan kasus itu bermula dari penangkapan lima tersangka di Kawasan pinggir pantai di Pidie Jaya, Aceh.

“Setelah dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan boat, berhasil ditemukan 4 unit karung berwarna putih dan 1 unit kotak fiber ikan warna kuning yang berisikan 149 kg narkotika jenis sabu,” kata Krisno saat konferensi pers di Lobi Bareskrim, Jakarta, Rabu, 25/1/2023.

Setelah dilakukan pendalaman, lanjut Krisno, penyidik menginterogasi para tersangka serta menemukan fakta bahwa kelima orang itu dikendalikan oleh tersangka bernama Tarmizi alias Tambi.

Berbekal keterangan itu, penyidik menangkap Tarmizi di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.

Saat dilakukan penangkapan, Tarmizi sempat melarikan diri dan melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap tersangka Tarmizi.

Berdasarkan keterangan Tarmizi, ternyata dia dikendalikan oleh orang dari Malaysia. “Berdasarkan keterangan tersangka Tarmizi bahwa dia dikendalikan Mr X di Malaysia,” ujar Krisno.

“Kenapa dibilang jaringan Malaysia-Aceh karena dari Malaysia terus menuju Aceh,” tambah Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. *