Momen Tentara Amerika Ketagihan Jajan Batagor di Bandung

Momen tentara Amerika jajan batagor di Bandung. | ist
Momen tentara Amerika jajan batagor di Bandung. | ist

FORUM KEADILAN – Momen para tentara Amerika Serikat ketagihan jajan batagor dan siomay di Bandung viral di media sosial. Warganet menanggapi foto yang diunggah oleh akun @infokomando.official itu dengan beragam komentar.

Dalam unggahan foto tersebut, beberapa tentara tengah antre untuk membeli satu porsi batagor dan siomay yang dikemas dalam plastik.

Bacaan Lainnya

Mumpung ada di Indonesia borong cilok sebanyak-banyaknya (emoji tertawa) Tentara dari U.S. Army (25th ID) Angkatan Darat Amerika Serikat mengantre beli siomay dan batagor Bandung. Saking senangnya sampai ada yang mulutnya terisi penuh cilok.(emoji tertawa) lagi-lagi TNI kita jadi toxic disana,” tulis akun @infokomando.official menyertai unggahan fotonya.

Momen tersebut menurut akun Twitter @RandomWorldWar, terjadi 2022 lalu, ketika ada Platoon Exchange Garuda SuperShield, di Cicalengka, Jawa Barat.

Warganet rerata memberi komentar-komentar jenaka. Tak sedikit yang mengatakan bahwa jajanan khas Bandung itu tak lama lagi akan go internasional.

Dijamin bingunggggg tuh si bidden ngliat tentaranya makan cilok (emoji tertawa),” tulis seorang warganet.

memang enak batagor dan cilok, wajar2,” tulis warganet lainnya.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut bersuara soal aksi para tentara Amerika yang antre di depan gerobak pedagang batagor dan baso tahu itu.

Ridwan Kamil mengaku bangga dan yakin batagor dan siomay sudah menjadi makanan yang diakui oleh dunia internasional.

“Kalau pencak silat, batik, dan angklung bisa menjadi warisan budaya dunia, bukan tidak mungkin siomai, batagor pun suatu hari bisa menjadi kuliner dunia. Seperti halnya rendang yang diakui oleh dunia sebagai salah satu makanan terenak,” kata Ridwan Kamil, Jumat, 13/1/2023.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan, awalnya mengaku khawatir para tentara Amerika ini akan mengalami sakit perut setelah mengkonsumsi batagor ataupun siomay yang biasa disajikan dengan bumbu kacang itu.

“Saya yakin orang Amerika tidak hapal singkat batagor. Nanti kita pikirkan cara memviralkannya, tapi intinya saya senang aja. Tadinya saya takut mereka sakit perut, ternyata malah deudeuieun (ketagihan),” kata Kang Emil.*