Penangkapan Bos Kartel Narkoba, 29 Tewas di Meksiko

OVIDIO Guzman, putra gembong narkoba Meksiko Joaquin "El Chapo" Guzman saat ditangkap pada 2019 | CEPROPIE via AP File

FORUM KEADILAN – Sebanyak 29 orang tewas dalam penangkapan pentolan kartel narkoba Meksiko, Ovidio Guzman. Dari jumlah itu, 19 di antaranya merupakan anggota geng Guzman, dan 10 lainnya personel militer Meksiko.

Ovidio Guzman merupakan anak gembong narkoba kelas kakap Meksiko Joaquin “El Chapo” Guzman. ang terkenal briutal. Saat ini El Chapo berada di penjara dengan keamanan maksimum di Amerika Serikat.

Pasukan keamanan Meksiko berhasil menangkap Ovidio Guzman di bagian utara Sinaloa, Meksiko pada Kamis dini hari waktu setempat, 5/1/2023.

Menteri Pertahanan Meksiko Luis Cresencio Sandoval mengatakan, Guzman dibawa dengan helikopter dari rumah tempat dia ditangkap ke Mexico City. Selanjutnya, pria berusia 32 tahun itu dibawa ke penjara federal dengan keamanan maksimum.

“Proses penangkapan tidak berjalan mudah. Kartel Sinaloa memberikan perlawanan dan membuat kekacauan di sekitar Culiacan, ibu kota Sinaloa,” ujar Sandoval dilansir Reuters.

Sandoval menerangkan, sebanyak 21 orang ditangkap selama operasi keamanan tersebut. Dia menambahkan tidak ada laporan tentang kematian warga sipil selama penangkapan.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan, tidak ada rencana pihaknya untuk segera mengekstradisi Guzman ke Amerika Serikat, tempat ayahnya penjara saat ini.

“Unsur-unsur (kasus) harus disajikan dan hakim di Meksiko yang memutuskan,” kata Lopez Obrador, Sabtu, 7/1.

Adu Tembak di Bandara

Beberapa jam pasca-penangkapan Ovidio Guzman, sempat pula terjadi baku tembak di Bandara Culiacan, Meksiko. Baku tembak terjadi antara pasukan keamanan dan anggota kartel Sinaloa pada Kamis pagi waktu setempat.

Puluhan penumpang pesawat Aeromexico Connect penerbangan AM165 bahkan sempat terjebak di tengah insiden tersebut jelang penerbangan meeka ke Mexico City.

Dilansir Reuters, sebuah video merekam suasana mencekam para penumpang pesawat. Mereka tampak berjongkok di lantai kabin dan berlindung dari tembakan.

Video direkam oleh seorang penumpang bernama David Tellez. Sebelumnya, salah satu anak Tellez mengatakan bahwa dia melihat pesawat militer Meksiko yang mendarat di samping pesawat yang ditumpanginya.

Saat pesawat hendak lepas landas, pesawat militer mendarat berurutan di lapangan terbang. Setelah itu suara tembakan terdengar sangat dekat. Semua penumpang pun spontan berjongkok untuk melindungi diri.

Sejurus kemudian suara seorang pramugari terdengar mengatakan mesin pesawat terkena tembakan, namun tidak diketahui siapa menembak siapa.

Setelah adu tembak reda, para kru pesawat mengarahkan penumpang untuk turun dan memindahkan mereka ke ruang tunggu tanpa jendela di bandara.

Untuk melindungi warga, saat ini wilayah Sinaloa di pantai Pasifik Meksiko masih dijaga ketat oleh aparat keamanan. Pasukan keamanan Meksiko melakukan patroli di penjuru Kota Culiacan.

Sandoval menerangkan, pihaknya menerjunkan 1.000 personel militer tambahan ke wilayah tersebut. Ini dilakukan karena anggota kartel narkoba Sinaloa membuat kerusuhan setelah penangkapan Guzman.

Pada 2019 lalu, operasi yang gagal untuk menangkap Guzman berakhir dengan kritikan keras bagi pemerintahan Lopez Obrador. Saat itu, pasukan keamanan sempat menahan Guzman sebentar.

Akan tetapi reaksi keras dari loyalis kartel dan otoritas terkemuka muncul. Mereka meminta pemerintah segera membebaskan Guzman untuk mencegah balas dendam dari anak buah Guzman.*