Geger, Calon Doktor Tersangka Pembunuh 4 Mahasiswa

Bryan Christopher | BBC World

FORUM KEADILAN – Warga Amerika Serikat dibuat geger oleh kasus pembunuhan misterius empat mahasiswa di Negara Bagian Idaho yang terjadi akhir 2022 lalu. Bukan cuma peristiwa pembunuhannya, kasus ini semakin menjadi pembicaraan karena pelakunya diduga bukan “orang kebanyakan”.

Polisi telah menetapkan Bryan Christopher (28) sebagai tersangka pembunuhan misterius empat mahasiswa di Idaho. Bryan Christopher merupakan seorang mahasiswa strata tiga bidang peradilan pidana dan kriminologi di Universitas Washington State.

Bacaan Lainnya

Dia ditangkap di dekat Kota Scranton, Negara Bagian Pennsylvania, pada Jumat, 30/12/2022, oleh kepolisian negara bagian dan agen FBI. Dia dilacak hingga ke rumah orang tuanya di Albrightsville.

Bryan diperkirakan akan diekstradisi ke Idaho. Dia telah menghadap hakim dan ditahan tanpa jaminan. Saat ini, Bryan ditahan di Pennsylvania, lebih dari 4.020 km dari tempat kejadian perkara, yaitu sebuah rumah kontrakan di Kota Moskow, dekat kampus Universitas Idaho.

Di lokasi tersebut, pada 13 November 2022, tiga mahasiswi yakni Xana Kernodle, Kaylee Goncalves, dan Madison Mogen, serta satu mahasiswa Ethan Chapin, ditemukan tewas dengan luka tikam di tempat tidur mereka. Beberapa korban, yang semuanya berusia 20 atau 21 tahun, mengalami luka yang khas akibat membela diri.

Pemeriksaan post-mortem menyatakan, keempat korban mungkin sedang tidur ketika diserang. Polisi mengatakan tidak ada bukti kekerasan seksual.

Jaksa Wilayah Latah, Bill Thompson, mengatakan, tersangka menghadapi empat dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan perampokan.

Kasus Rumit

Kepala polisi Moskow James Fry mengatakan kasus ini adalah kasus yang rumit dan luas.

“Rangkaian pembunuhan tersebut telah mengguncang komunitas ini dan tidak ada penangkapan yang akan mengembalikan para mahasiswi muda ini,” kata Fry dengan nada emosional kepada wartawan.

Sejauh ini polisi tidak mengungkap motif Bryan membunuh para korban. Polisi beralasan, mereka perlu merahasiakan detail tertentu untuk menguatkan dakwaan di persidangan. Polisi juga belum memastikan apakah tersangka Bryan mengenal para korbannya.

Berminggu-minggu setelah terbunuhnya empat mahasiswa, keluarga para korban sempat menyatakan rasa frustrasi mereka dengan perkembangan penyelidikan.

Awal bulan Desember 2022, hadir terobosan besar setelah penyelidik meminta bantuan masyarakat untuk menemukan mobil Hyundai Elantra putih yang disebut terlihat di dekat rumah para korban pada hari pembunuhan. Pada Jumat, 30/12, polisi mengklaim mobil Elantra telah ditemukan, tetapi senjata pembunuhnya belum ditemukan.

Seorang penegak hukum mengatakan bahwa bukti DNA menghubungkan Bryan dengan pembunuhan tersebut.

Siapa Bryan?

Bryan Christopher merupakan kandidat doktor di Universitas Washington State (UWS). Dia pun terdaftar sebagai asisten dosen untuk tiga mata kuliah hukum pidana S1 di kampus yang sama.

Kampusnya di Kota Pullman, negara bagian Washington, yang juga kota tempat tinggalnya, berjarak 10 mil berkendara dari Kota Moskow, Idaho.

Sejauh ini, Bryan tidak memiliki catatan kriminal baik di Idaho, Washington, maupun Pennsylvania. Akan tetapi, namanya muncul dalam laporan polisi karena tidak mengenakan sabuk pengaman pada Agustus 2022 lalu di daerah Idaho yang mencakup Kota Moskow.*