Waspada! Marak Penipuan Modus Lowongan Kerja di Facebook, 2 Motor Raib

Nabila Azzara korban penipuan
Nabila Azzahara, korban penipuan dengan modus lowongan kerja di Bandar Lampung menunjukkan surat laporan kasus yang menimpanya. | Imelda/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Dua wanita warga Bandar Lampung menjadi korban penipuan dengan modus lowongan pekerjaan di media sosial Facebook. Akibatnya, motor dan uang tunai milik korban dibawa kabur pelaku.

Korban Nabila Azzahara (18) menuturkan, mulanya dia melihat informasi lowongan pekerjaan di media sosial Facebook. Korban membaca salah satu unggahan atas nama Heraa Nurdianna, ihwal lowongan kerja sebagai penjaga konter dengan gaji Rp1,2 juta per bulan.

Bacaan Lainnya

Korban yang tertarik dengan lowongan itu, lantas menghubungi pengunggah lowongan melalui nomor Whatsapp yang tertera di postingan tersebut.

Tangkapan layar unggahan lowongan kerja oleh pelaku penipuan di Bandar Lampung. | Imelda/Forum Keadilan

Setelah berkomunikasi lewat WhatsApp, pelaku meminta korban untuk mengantarkan berkas lamaran kerja. Korban menyanggupi untuk bertemu.

Pelaku pun janjian dengan korban untuk bertemu di Jalan Onta, Kedaton, Bandar Lampung. Namun pelaku menjelaskan bahwa yang akan menemui korban adalah keponakannya, seorang laki-laki.

Setibanya di lokasi yang ditentukan, korban didatangi seorang laki-laki yang berjalan kaki, mengaku utusan Heraa. Pelaku lantas memegang stang motor korban, dan meminta korban duduk di belakangnya. Lalu, pelaku menjalankan motor. Setelah berkeliling, pelaku berhenti di depan sebuah rumah.

Saat itu, pelaku meminta korban turun dari motor. Pelaku membawa pergi motor korban dengan dalih hendak ke warung. Korban saat itu tak menaruh curiga. Dia membiarkan pelaku pergi membawa motor Honda Beat BE 4537 AD miliknya. Namun, setelah menunggu lama, pelaku dan motor milik korban tak jua kembali.

“Di dalam jok motor juga ada uang Rp2 juta. Dibawa kabur juga,” kata Nabila dengan wajah lesu.

Korban Nabila sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Kedaton Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/1120/XII/2022/Sektor KDT/Resta Balam/Polda LPG/Tanggal 24 Desember 2022.

Sementara itu, korban lainnya dengan kasus hampir serupa, bernama Yosi (28), warga Jalan Sultan Haji, Kota Sepang, Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Yosi menjadi korban penipuan dengan modus lowongan pekerjaan dan pelaku juga berpura-pura hendak membeli motor korban.

Yosi
, korban penipuan berkedok lowongan kerja di Bandar Lampung menunjukkan foto pelaku. | Imelda/Forum Keadilan

Awalnya, korban Yosi yang berniat menjual motor, dihubungi oleh pelaku yang berpura-pura hendak membeli motor korban. Namun, pelaku yang juga mengunggah lowongan pekerjaan di Facebook lantas menawarkan lowongan pekerjaan itu kepada korban.

Korban yang tertarik dengan tawaran pelaku, lantas menyetujui untuk bertemu di Jalan Sultan Haji, belakang Telkom, Kota Sepang, Bandar Lampung pada Rabu sore, 28/12/2022.

Ketika bertemu, gerak-gerik pelaku tak ada yang mencurigakan. Bahkan, pelaku mengaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan.

Sembari menyantap somay dan es dugan, pelaku awalnya mengajak korban membicarakan ihwal pekerjaan yang ditawarkan pelaku. Setelah itu, pelaku berpura-pura ingin mengecek kondisi motor Yamaha Mio milik korban.

“Setelah bahas-bahas kerjaan, dia ngecek motor. Terus dia bilang mau dicoba dulu motornya. Ya saya bolehin. Ternyata gak balik-balik lagi,” kata Yosi.

Saat hendak membawa motor korban Yosi, pelaku meninggalkan sebuah tas yang disebutnya berisi laptop dan sebungkus rokok. Hal itu yang membuat korban tak menaruh curiga. Namun, saat pelaku tak kunjung kembali dengan motor korban, lantas korban membuka tas pelaku, yang ternyata hanya berisi beberapa pakaian dan kabel.

Korban sempat mengambil gambar pelaku, meski wajah pelaku tak terlihat jelas lantaran menggunakan masker. Korban berencana melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. *

banner 468x60