Jelang Libur Nataru, Lubang Bertabur di Jalinsum Lampung

Kerusakan Jalinsum.
Lubang di Jalinsum ruas Soekarno-Hatta, Bandar Lampung. (FORUM KEADILAN/ADE FERI ANGGRIAWAN)

FORUM KEADILAN – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Bypass Soekarno-Hatta, Bandar Lampung, masih bertabur lubang dan jalan bergelombang.

Pantauan FORUM KEADILAN, Jumat siang, 15/12/2022, titik-titik kerusakan terjadi di antaranya di depan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Tanjungkarang, Asrama Haji Bandar Lampung, dan dekat lampu lalu lintas Untung Suropati.

Bacaan Lainnya

Kerusakan yang cukup parah ada di sekitar lampu lalu lintas Campang Raya hingga menuju Lapangan Baruna Panjang.

Luas lubang jalan bervariasi. Rerata, diameter lubang di kisaran 50–100 Cm. Sedangkan kedalamannya, kisaran 5-15 centimeter. Gelombang jalan, ketinggiannya bervariasi, di kisaran 3-10 centimeter.

Kendati demikian, beberapa titik Jalinsum Soekarno-Hatta saat ini sudah banyak yang diperbaiki dan dilakukan pelebaran jalan.

Terbaru, yang saat ini sedang diperbaiki adalah di titik lampu lalu lintas Campang Raya menuju ke arah Kalibalok, kurang lebih sepanjang 1 kilometer (km).

Salah satu pengendara, Rahmat (43), sopir travel jurusan Bandar Lampung-Bakauheni, mengeluhkan ruas jalan lintas Sumatera yang masih banyak titik kerusakan.  “Dari Campang Raya sampai Panjang, itu sih yang lumayan (parah) rusaknya,” kata Rahmat, Jumat, 15/12/2022 siang.

Rahmat mengatakan, jalan rusak dan bergelombang sangat membahayakan pengendara. Terlebih, pada masa Libur Nataru, kendaraan yang melintas relatif lebih padat.

Sementara itu, Agus (32), pekerja pada proyek perbaikan Jalinsum mengatakan, perbaikan di ruas lampu lalu lintas Campang Raya menuju Kalibalok sudah berlangsung selama enam hari.

“Hari ini masuk hari keenam kami melakukan perbaikan dan pelebaran jalan di titik ini (pertigaan Campang Raya) sampai tikungan sebelum Flyover Kalibalok,” ujar Agus.

Kepala BPJN Lampung Rien Marlia mengatakan, pihaknya melakukan perbaikan Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung sepanjang 20,37 kilometer, sejak Oktober 2022.

Perbaikan yang saat ini tengah dilakukan mulai dari penanganan rekonstruksi, rehab minor, mayor, dan preventif.

“Untuk jalan Bypass yang dilakukan (perbaikan) ada dua ruas yaitu Sp Tanjung Karang sampai dengan Sp Tiga Teluk Ambon sepanjang 18,10 kilometer dan ruas Sp Teluk Ambon KM 10 Panjang seluas 2,27 kilometer,” kata Rien.

Rien menambahkan, jangka waktu pelaksanaan perbaikan jalan tersebut akan berlangsung hingga Desember 2023.*

 

Laporan Adi Feri Anggriawan

banner 468x60