PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Terapkan Prokes, Univa Medan Wisuda 407 Lulusan 

Plt Rektor: Warisi Semangat Pendiri Demi Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Universitas Al Washliyah (Univa) Medan mewisuda 407 orang lulusan dengan menerapkan protokol kesehatan dan secara daring, Rabu (23/12/2020), di Aula Univa Medan. 

Para wisudawan wisudawati tersebut terdiri Fakultas Agama Islam 198 orang, Fakultas 12 orang, Fakultas Teknik 35 orang, Fakultas Ekonomi 81 orang, Fakultas Pertanian 29 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 52 orang.

Wisuda dipimpin Plt Rektor Univa Medan Dr Ir H Amran Arifin MM MBA, di hadiri Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara Dedi Iskandar Batubara, Wakil Rektor Univa Labuhanbatu, Wakil Rektor 3 UMN Al Washliyah Dr H Anwar Sadat, Ketua STIE Al Washliyah Sibolga Mansur Tanjung,  Rektor Institut Kesehatan Helvetia Medan Dr H Ismail Effendi MSi, MP PB Al Washliyah Guntur Al Karim, Wakil Ketua Panitia Wisuda Akmal Samosir SAg SH MH, Sekretaris Dr Siswadi MPD dan civitas akademika Univa Medan.

Sementara Ketua PB Al Washliyah Yusnar Yusuf dan Kepala LLDikti Sumatera Utara Prof Dr Ibnu Hajar MSi menyampaikan sambutan secara virtual.

Plt Rektor Univa Medan Dr Ir H Amran Arifin MM MBA pada sambutannya mengatakan  Universitas Al Washliyah Medan merupakan kampus tertua yang merupakan warisan para ulama terkemuka di Sumut seperti HM Arsyad Thalib Lubis, H Abdurrahman Syihab, Ismail Banda, Adnan Nur Lubis, Muhammad Yunus, H Nukman Sulaiman.

Plt Rektor UNIVA Medan Dr Ir H Amran Arifin MM MBA melantik wisudawan, Rabu (23/12/2020) di Aula UNIVA Medan.

“Maka sebagai generasi penerus seharusnya kita tetap mewarisi semangat dan nilai-nilai juang yang mereka miliki, memajukan kampus tercinta ini, demi kemajuan peradaban umat Islam dan berkontribusi secara nyata dalam memajukan  dan mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, persaingan dan tantangan di era revolusi industri 4.0 yang semakin tinggi dan kompetitif.

“Karena itu, UNIVA Medan berkomitmen melakukan peningkatan mutu akademik yang bermuara pada peningkatan kualitas akreditasi sebagai salah satu standar kemajuan perguruan tinggi,” jelasnya.

Saat ini, sebutnya lagi, UNIVA Medan telah memiliki 16 program studi, 8 sudah terakreditasi B dan selebihnya masih dalam proses menuju peringkat B.

“Kami berupaya akreditasi prodi-prodi maupun institusi UNIVA Medan kedepan harus naik ke peringkat A dan minimal B,” harapnya

Dr Amran Arifin menambakan Direktur BAN-PT Prof T Basaruddin mengatakan tentang hasil evaluasi yang dilakukan BAN-PT terhadap kualitas perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan kelemahan yang meliputi rendahnya kualitas dan kuantitas dosen, rendahnya kemampuan penelitian dan kerjasama dan rendahnya manajemen internal serta sistem penjamin mutu internal (SPMI).

“Maka UNIVA Medan ke depan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas berbagai bidang terutama pada tiga  bidang tersebut,” katanya.

Kepada para wisudawan wisudawati, Plt Rektor mengatakan sarjana tidak boleh menganggur dan peluang kerja tidak hanya terbatas pada PNS ataupun pegawai swasta, tetapi mampu menjadi sarjana sarjana kreatif dan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

Ketua PB Al Washliyah H Yusnar Yusuf mengatakan beruntunglah para wisudawan lulus dari Universitas Al Washliyah Medan yang  dibangun oleh para ulama yang terkenal tidak hanya di timur tengah, namun hingga Eropa.

“UNIVA akan terus berkembang dan mengabdikan diri kepada bangsa. UNIVA didirikan orang terhormat yang dulu sebagai pejuang, pendakwah, pengajar, dan tokoh yang melindungi umatnya baik dari aspek ibadah,syariat sehingga umat terjaga,” jelasnya.

Sementara itu Kepala LLDikti Sumut Prof Dr Ibnu Hajar MSi mengucapkan selamat atas pelaksanaan wisuda Universitas Al Washliyah Medan yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

“Semoga UNIVA Medan semakin mengukir prestasi serta meningkatkan layanan pendidikan bermutu sebagai perguruan tinggi yang berkembang dan berdaya saing,” ujarnya

Prof Ibnu Hajar juga mengimbau kepada para sarjana untuk terus berkompetisi di era serba digitalisasi saat ini.

“Akibat pandemi ini, kehidupan mengalami perubahan seperti pendidikan atau sistem dari pemanfaatan aplikasi berbasis digital di bidang pemerintahan dan lain-lain.saya berharap kepada wisudawan mampu berkompetisi dengan disiplin ilmu yang diperoleh,” harapnya.

You might also like