PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Perayaan Natal Virtual Warga Kristiani Kejaksaan RI “Teristimewa” Di Masa Pandemi Covid-19

Perayaan Natal Keluarga Besar Kejaksaan RI digelar secara virtual dari gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Minggu (20/12/2020). Perayaan Natal secara virtual juga diikuti keluarga besar Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Aula Lantai 3 Kantor Kejati Sumut, Jalan AH Nasution, Medan.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Jacob Hendrik Pattipeilohy,Asisten Perdata & Tata Usaha Negara Mangasi Situmeang, Kajari Sergai Paian Tumanggor beserta para istri, Kasi Penkum Sumanggar Siagian serta warga Adhyaksa yang beragama Kristen hadir dalam perayaan Natal secara virtual.

Ketua Panitia Natal Kejaksaan RI yang juga Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan bahwa perayaan Natal tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana setiap insan Adhyaksa di daerah bisa menggelar acara perayaan Natal di tingkat Kejari, Kejati atau gabungan dari beberapa Kejari.

“Tahun ini, karena masa pandemi Covid-19 dan mendukung program pemerintah dalam menekan angka penyebaran virus Corona, maka pelaksanaan perayaan Natal langsung diselenggarakan secara Nasional dan bisa diikuti insan Adhyaksa di seluruh Indonesia secara virtual zoom atau menyaksikan siaran langsungnya di media sosial Youtube Jaksa Menyapa,” kata Leo Simanjuntak.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema “Mereka akan menamakan Dia Imanuel” diambil dari nats Alkitab Matius 1:23. Imanuel artinya Allah beserta kita. Dalam khotbahnya Pdt. Gilbert Lumoindong menyampaikan bahwa jaksa juga adalah hamba Tuhan, yang siap menjalankan perintah Tuhan dan bekerja sesuai dengan petunjuk dari Tuhan.

“Jadilah jaksa yang disertai Tuhan, saya merasa sangat bersukacita bisa melayani insan Adhyaksa di seluruh Indonesia. Setelah 36 tahun menjadi hamba Tuhan, baru kali ini saya merasakan perayaan Natal teristimewa karena diikuti oleh pegawai Kejaksaan yang beragama Kristen di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” kata Gilbert Lumoindong.

Pendeta Gilbert mengingatkan agar seluruh insan Adhyaksa benar-benar mengandalkan Tuhan dalam setiap pekerjaannya. Jangan karena kesibukan dan menjalankan tugas jauh dari suami atau isteri, kita jadi lupa dengan keluarga, apalagi sampai lupa dengan Tuhan.

Pada perayaan Natal bersama Kejaksaan RI ada juga persembahan lagu pujian dari Joy Tobing, paduan suara dari Kalimantan Barat dan paduan suara dari Kejati Maluku.

Setelah mengikuti perayaan Natal secara virtual, Wakajati Sumut Jacob Hendrik Pattipeilohy beserta seluruh undangan yang hadir berfoto bersama saling memberkati dan menyampaikan dengan ucapan Selamat Hari Natal.

You might also like