PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Komisioner KPUD Sumut, Batara Manurung: “KPUD Segera Siapkan TPS Patuh Prokes”

Pilkada 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara sudah di ambang mata. KPUD Sumatera Utara pun sudah siap melaksanakannya. “APD dan logistik pemilihan sudah hampir rampung. KPUD juga segera mempersiapkan TPS yang patuh pada Prokes, baik dalam mekanisme pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara,” ucap Komisioner KPUD Sumatera Utara, Batara Manurung yang juga juga Koordinator Divisi Teknis KPUD Sumut kepada FORUM Keadilan.

Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana persiapan pelaksanaan Pilkada 2020 ini ? Apa kendalanya?

KPUD di 23 kabupaten/kota sudah hampir rampung melakukan pengadaan APD dan logistik pemilihan. KPUD Propinsi juga sedang melakukan suvervisi dan monitoring terhadap prosesnya. Kemudian KPUD kabupaten/kota sedang melakukan penetapan dan sortir logistik pemilihan dan APD yang akan digunakan tanggal 9 Desember nanti, serta telah melakukan desain jadwal pendistribusian.

Para KPPS yang dilantik oleh KPUD kabupaten/kota setelah dinyatakan negatif covid-19. Memang hasil rapid test ada yang reaktif dan yang mengundurkan diri karena takut covid-19, tapi sudah dilakukan proses penggantian.

KPUD kabupaten/kota juga telah melakukan Bimtek Pemungutan dan Perhitungan suara (Putungsura) dan mekanisme protokol kesehatan, serta penggunaan sistem informasi dan rekapitulasi (Sirekap) maupun Bimtek tata cara pengisian C hasil Putungsura ke Badan ad-hock yaitu PPK, PPS dan KPPS. KPU Kabupaten/kota juga telah melaksanakan simulasi Putungsura di TPS dengan mekanisme protokol kesehatan dan tata cara penggunaan sirekap dan pengisian C hasil Putungsura. Selain, itu juga sudah melakukan kordinasi dengan aparat hukum untuk pengamanan dan pendistribusian logistik dan pengamanan Putungsura.

Alat peraga dan bahan kampanye sudah seluruhnya selesai, yang sebelumnya didesain oleh paslon atau tim kampanye. Untuk surat suara, dilakukan desain oleh KPUD yang potonya dari paslon atau tim kampanye, kemudian divalidasi dan dimintakan persetujuan oleh KPUD kepada paslon atau tim kampanye. Sedangkan untuk certak surat suara dilakukan oleh KPUD dan dilakukan sortir untuk memastikan bahwa hasil cetak surat suara baik dan laik digunakan. Setelah dicetak, ada surat suara yang gelap, kena tinta dan rusak, hasil sortiran yang rusak nantinya akan dicetak ulang. Sejauh ini belum ada kendala, kecuali faktor alam.

Apa yang dilakukan agar Pilkada sesuai Prokes? Apa sanksi bagi petugas pelanggar Prokes?

KPUD telah mempersiapkan TPS yang patuh pada Prokes baik dalam mekanisme pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara. Dipastikan bahwa pemilih ketika menggunakan hak suara tidak terjadi kontak fisik, antrian diatur jarak dan tidak berkerumun, penyelenggara menggunakan APD. Pemilih dipersiapkan sarung tangan, TPS dilakukan penyemprotan berkala, disiapkan tempat cuci tangan, cek suhu tubuh, masker disediakan 20 % dari jumlah DPT, dan kepada pemilih disiapkan sarung tangan.

Memang, ada pelanggaran oleh penyelengara pada saat pendaftaran calon di Sibolga dan Binjai, dan telah dilakukan peringatan tertulis untuk tidak mengulanginya. Sedangkan pelanggaran di luar Prokes oleh penyelenggara belum ada.

Bentuk pelanggaran apa saja yang dilakukan calon atau tim sukses pra Pilkada. Sanksi apa saja yang diberikan sesuai saran Bawaslu Sumut?

Pelanggaran Prokes di Nias Selatan dan Simalungun. Tindakan yang diambil yakni paslon dan timnya dilarang melakukan kampanye selama tiga hari.

Apa saja yang sudah dilakukan agar Pilkada sukses dan pemilih antusias menyalurkan hak suaranya?

KPUD Sumut sudah melaksanakan kordinasi, supervisi, monitoring, bimtek dan rakor dengan KPUD kabupaten/kota. KPU pada prinsipnya harus patuh pada Prokes. Itu merupakan komitment KPU untuk menjalankannya di setiap tahapan. KPUD telah mempersiapkan TPS yang patuh pada Prokes baik dalam mekanisme pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara.

Apa himbauan Anda untuk masyarakat Kota Medan?

Pemilih agar menggunakan hak pilih pada 9 Desember 2020 nanti karena KPUD telah menetapkan protokol kesehatan yang ketat di TPS, baik dalam mekanisme pemungutan dan perhitungan suara maupun dalam antrian serta ketersediaan fasilitas protokol kesehatan seperti hand sanitizer dan lainnya.#

You might also like