PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Kejari Medan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 1,7 Miliar

Kejaksaan Negeri Medan melaksanakan pemusnahan sejumlah barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) pada Selasa pagi (1/12/2020) di halaman parkiran Kantor Kejaksaan Negeri Medan.

Adapun Barang bukti yang dimusnahkan dari 613 Perkara Narkotika yang terdiri barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1.637,56 gram. Jenis ganja sebanyak 548,32 gram dan pil ekstasi sebanyak 245,35 gram.

Selain narkotika terdapat sejumlah barang bukti lainnya dari 204 perkara pidana Keamanan Negara dan Ketertiban Umum (Kamnegtibum) Orang dan Harta Benda (Oharda), diantaranya : minuman beralkohol dan rokok (perkara kepabeanan dan cukai) obat-obatan, jamu, kosmetik. (perkara terkait BPOM).

Perkara  perjudian diantaranya, koin, kalkulator, buku tulis. Kemudian perkara Senjata tajam berupa, Pisau dan parang. Lalu perkara ITE berupa screenshoot percakapan dan uang palsu, pakaian, celana dalam (perkara perlindungan anak). Keselurahan barang bukti tersebut dimusnakan dengan cara dihancurkan dan dibakar sampai habis dan tidak dapat dipergunakan lagi.

Untuk Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan pil ekstasi dimusnakan, menggunakan mesin insenerator, ganja dimusnakan dengan cara dibakar sampai habis. Sebelum dimusnahkan Tim Labfor Polri Cabang Medan melakukan pengujian terhadap Barang Bukti Narkotika jenis Pil, Sabu dan Ganja dihadapan para undangan yang hadir.

Diantara tamu undangan antara lain, Kapolrestabes Medan diwakili oleh Wakasat Reskrim Kompol Rafles P. Purba. Ketua Pengadilan Negeri Medan diwakili oleh Panmud Pidana Yusman Harefa, SH dan Koordinator pada Aspidum Kejati Sumut Salman, SH serta Kepala BPOM Medan I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa.

Selain itu hadir juga Perwakilan dari BNNP Sumatera Utara yang diwakili oleh Kasi Penyidikan P. Pasaribu, SH, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Dr. Edwin Efendi, M.Sc.; serta dari Puslabfor Polri Polda Sumut yang diwakili oleh Kaur Narkoba Kompol Hendri Ginting.

Acara juga diikuti oleh seluruh pejabat eselon IV dan V (para Kasi/Kasubbag dan Kasubsi/Kaur) dan Jaksa Fungsional pada Kejaksaan Negeri Medan.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan T. Rahmatsyah, SH., MH., melalui Bidang Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan memaparkan, bahwa pihak nya berkerjasama dengan BPOM melakukan pemusnahan barang bukti narkoba baik  jumlah dan jenis barang bukti menggunakan mesin insenerator.

“Mesin insenerator yang digunakan merupakan alat pemusnah barang yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu lebih dari 2000 derajat Celcius.” jelas Kajari, yang didampingi oleh Kasi Inteliejn Bonda Subrata, SH., MH. dan Kasi Pengelolaan BB dan Barang Rampasan, Mirza Erwinsyah, SH., MH.

Mekanisme kerja Mesin Insenerator dimana Pembakaran barang bukti narkotika dilakukan pada Chamber tertutup untuk menghindari bahaya toksin maupun efek negatif lainnya dari barang yang akan dimusnahkan. Barang bukti yang dimusnahkan pada Chamber insenerator akan habis terbakar dan tidak bisa dipergunakan lagi.

“Kegiatan pemusnahan barang bukti ini rutin dilaksanakan Kejaksaan Negeri Medan sebagai langkah antisipatif menghindari barang bukti hilang/rusak.” Terang Kajari Medan. (Apri)

You might also like