PRESIDEN BERGANTI KORUPSI ABADI DUA

Presiden Joko Widodo Masih Ada, Tapi Jusuf Kalla Bilang Ada Kekosongan Kepemimpinan

Dalam webinar bertajuk “Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat” Jumat (20/11/2020) malam, ia menilai ada kekosongan kepemimpinan dalam menyerap aspirasi masyarakat luas.

“Adanya kekosongan itu, begitu ada pemimpin yang karismatik, katakanlah karismatik begitu, atau ada yang berani memberikan alternatif, maka orang mendukungnya,” katanya.

“Masalah Habib Rizieq itu adalah sesuatu indikator bahwa ada proses yang perlu diperbaiki dalam sistem demokrasi kita.”

Menurutnya munculnya masyarakat yang memilih Rizieq untuk menyuarakan aspirasi mengindikasikan ada sesuatu yang penting yang wajib dievaluasi. Terutama oleh partai-partai Islam.

“Bahwa ada kekosongan sistem atau cara kita berdemokrasi khususnya dalam ideologi keislaman yang kemudian diisi oleh Habib Rizieq,” katanya lagi.

“Sehingga kita takut bahwa ini nanti demokrasi akan kembali ke demokrasi katakanlah sistem yang demo-demo macam-macam yang juga tentu merusak sistem.” Ia berharap hal ini diperbaiki. Sehingga, ujarnya, demokrasi tak lagi kembali ke jalan.

 

Golkar Heran

Menanggapi itu, Partai Golkar merasa heran atas pernyataan mantan Wakil Presiden tersebut.

“Saya tidak tahu apa yang dimaksud dengan ‘kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas’. Saya tidak tahu apa yang dimaksud dengan apa yang disampaikan beliau yang kami hormati. Jika yang dimaksud dengan hal itu, adalah soal kepemimpinan dalam menjaga ketertiban sosial, dan tegas terhadap pelanggar protokol COVID-19, hal itu sebetulnya kan kewenangan dari pemerintah daerah, yaitu Gubernur DKI Jakarta,” kata Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Minggu (22/11/2020).

Ace menilai Pemprov DKI gagal menegakkan protokol Corona (COVID-19) di Petamburan usai Habib Rizieq menggelar akad nikah putri keempatnya dan acara maulid Nabi Muhammad SAW yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi. Karena itu, Pangdam Jaya turun menertibkan protokol kesehatan tersebut.

You might also like